Pengalaman Bersama Ibu-Ibu Hebat
Di sesi matriks ini, waktunya kami bersinergi dan berdiskusi mengenai kepengurusan ideal yang ada dalam benak kami.
Sebelumnya, saya berada di kelompok 3. Namun karrna satu dan lain hal maka saya pindah ke kelompok satu.
Lagi-lagi kelompok 1 😅. Ketika level 11 bunsay kemarin juga dapat kelompok 1.
Dan saya tidak menyesali sudah pindah ke kelompok 1, malahan sangaaat bersyukur.
Kami hanya punya waktu singkaaaat sekali untuk brainstorming. Selain itu saya harus berakrobat dengan situasi saat itu. Hari sabtu ada wisuda magister adik, ahadnya ada acara playdate ke klinik gigi, lanjut ke acara syukuran milad keponakan. Ditambah lagi si bungsu demam 😫
Aduuuh sesuatuuu banget..
Namun demikian, alhamdulillah komunikasi kami saat berdiskusi sungguh menyenangkan. Kami terlebih dahulu menyepakati visimisi yang ingin disepakati
Saat itu kami bersepakat ingin sejalan dengan tema IIP tahun 2018, yakni Family Changemaker.
Setelah itu, kami berdiskusi tentang aspek mana dari tema tersebut yang ingin kami fokuskan di kepengurusan kami. Didapatlah ide dari mbak Asti, untuk mulai dari dalam.rumah. Akhirnya kami menyepakati tema "Keluargaku, inspirasiku"
Setelah itu mulailah mengalir semuanya. Kami masing-masing mengisi "jabatan" dalam kepengurusan sesuai potensi dan passion kami masing-masing. Setelah lengkap, kami mulai bekerja membuat proker masing-masing
Karena saat ini saya diamanahi tugas sebagai admin WAG kota, maka sepertinya yang paling nyambung adalah sebagai Manajer Online.
Lalu dilanjut dengan membahasnya, apakah ada yang tak sejalan dengan misi atau tidak.
Dalam waktu singkat, semua sudah selesai. Yang seru, ternyata dari diskusi kemarin itu, baru sadar kalau hanya Bogor yang punya rumbel Boga. Jadi tadinya tak ada rumbog di kepengurusan. Jadi, teman-teman yang lain akhirnya jadi tahu bajwa ada rumbog. Seingat saya memang yg memprakarsai rumbog di IIP adalah mbak Ghina dari bogor. Aduuh beliau jempolaaan banget kualitasnya. Beliau salah satu "sesepuh" yang kami hormati.
Selanjutnya mbak Yuli dengan tangan dinginnya di bidanh IT yang meramu semuanya. Kami diminta memgumpulkan foto profil dan aliran rasa.
Mbak Asti yang membuat videonya.
Senang sekali bertemu sahabat-sahabat baru. Semoga di lain kesempatan, kami bisa bersua.
Sebelumnya, saya berada di kelompok 3. Namun karrna satu dan lain hal maka saya pindah ke kelompok satu.
Lagi-lagi kelompok 1 😅. Ketika level 11 bunsay kemarin juga dapat kelompok 1.
Dan saya tidak menyesali sudah pindah ke kelompok 1, malahan sangaaat bersyukur.
Kami hanya punya waktu singkaaaat sekali untuk brainstorming. Selain itu saya harus berakrobat dengan situasi saat itu. Hari sabtu ada wisuda magister adik, ahadnya ada acara playdate ke klinik gigi, lanjut ke acara syukuran milad keponakan. Ditambah lagi si bungsu demam 😫
Aduuuh sesuatuuu banget..
Namun demikian, alhamdulillah komunikasi kami saat berdiskusi sungguh menyenangkan. Kami terlebih dahulu menyepakati visimisi yang ingin disepakati
Saat itu kami bersepakat ingin sejalan dengan tema IIP tahun 2018, yakni Family Changemaker.
Setelah itu, kami berdiskusi tentang aspek mana dari tema tersebut yang ingin kami fokuskan di kepengurusan kami. Didapatlah ide dari mbak Asti, untuk mulai dari dalam.rumah. Akhirnya kami menyepakati tema "Keluargaku, inspirasiku"
Setelah itu mulailah mengalir semuanya. Kami masing-masing mengisi "jabatan" dalam kepengurusan sesuai potensi dan passion kami masing-masing. Setelah lengkap, kami mulai bekerja membuat proker masing-masing
Karena saat ini saya diamanahi tugas sebagai admin WAG kota, maka sepertinya yang paling nyambung adalah sebagai Manajer Online.
Lalu dilanjut dengan membahasnya, apakah ada yang tak sejalan dengan misi atau tidak.
Dalam waktu singkat, semua sudah selesai. Yang seru, ternyata dari diskusi kemarin itu, baru sadar kalau hanya Bogor yang punya rumbel Boga. Jadi tadinya tak ada rumbog di kepengurusan. Jadi, teman-teman yang lain akhirnya jadi tahu bajwa ada rumbog. Seingat saya memang yg memprakarsai rumbog di IIP adalah mbak Ghina dari bogor. Aduuh beliau jempolaaan banget kualitasnya. Beliau salah satu "sesepuh" yang kami hormati.
Selanjutnya mbak Yuli dengan tangan dinginnya di bidanh IT yang meramu semuanya. Kami diminta memgumpulkan foto profil dan aliran rasa.
Mbak Asti yang membuat videonya.
Senang sekali bertemu sahabat-sahabat baru. Semoga di lain kesempatan, kami bisa bersua.


Comments
Post a Comment