Posts

Showing posts from 2017

Mendongeng itu asyik: sebuah aliran rasa

Sejak pertama kali materi level 10 hadir, saya sudah merasa sangat bersemangat. Saya tahu, si sulung suka sekali didongengi. Sayapun suka sekali memainkan mimik dan intonasi saat membaca buku cerita untuknya.  Seiring hari, saya menggunakan dongeng untuk menelaah kembali kejadian hsri tersebut. Saat anak saya susah makan, saat ada bencana banjir, maupun saat ada kucing yang ingin mencuri dirumah, bisa saya jadikan tema dongeng hari itu.. Bulatlah pendapat, tantangan kali ini sungguh tantangan terasyik sepanjang perjalanam bunsay ini. Saya sungguh menikmatinya. #Tantangan10Hari #Level10 #KuliahBunsayIIP #GrabYourImagination

Cerita bunda tentang kakak

Faiq selalu suka mendengar cerita masa kecilnya (padahal dia juga sekarang masih balita 😅😅). Termasuk kali ini, dia menagih diceritakan saat masih kecil dulu. Maka saya ceritakan bagaimana dia semangat berusaha belajar jalan. Jadi, kak, dulu kakak sudah bisa berdiri, namun masih ragu untuk berjalan. Maka saat itu, bunda mengajak kakak menyiram tanaman dengan selang, setiap hari. Kakak sukaaaaa sekali main air. Jadi saat kakak membantu bunda memegang selang, bunda lepas selangnya tanpa kakak sadari. Kakak berjalan deh memegang selang. Wahh kakak tertawa terbahak-bahak. Lalu suatu hari, saat kita menyiram, kakak tiba-tiba terjatuh!! Waaaah kakak menangis kencaaaaang sekali! Bunda kebingungan sendiri mendengarnya. Wah.. sampai deg degan loh kak. Eh tapi tahu nggak yang terjadi selanjutnya? Kakak berhenti menangis, lalu mulai berdiri lagi sendiri.  Bunda bangga sekali anak bunda mau berusaha dengan semangat. Karena itu, bunda yakin, kakak akan selalu bersemangat dalam...

Where does the garbage go?

Image
Masih di sakitnya seisi rumah (kecuali saya, aduh jangan sakit aaaah). Karena kurang tidur, saya merasa kekreatifan mendongeng jadi berkurang jauuuuuuuh sekali. Maka untuk hari ini, saya akan bercerita alur sampah berdasarkan buku Faiq yang baru datang. Bukunya judulnya "Where Does The Garbage Go" Buku ini menceritakan alur sampah mulai dari dalam rumah hingga terdaur ulang. Faiq jadi tahu berbagai macam cara pemusnahan sampah; mulai dari sistem pembakaran, landfill, TPA hingga ke sistem daur ulang. Faiq juga jadi tahu apa yang terjadi pada koran, kaleng, dan plastik saat didaur ulang. Di akhir cerita saya, kami berbicara tentang ala yang dapat kami lakukan di rumah untuk mengurangi sampah yang tak terdaur ulang. Seperti biasa, Faiq selalu suka baca buku, jadi sesi kali ini berhasil dengan baik. #Tantangan10Hari #Hari9 #Level10 #KuliahBunsayIIP #GrabYourImagination

Cicaknya Bubar..

Image
Faiq masih sakit, namun alhamdulillah kali ini lebih berkurang rewelnya. Sore itu saat kami bercengkrama sambil menemani adik Aliisya yang srdang gulang-guling, saya seperti biasa bertanya dongeng tentang siapa yang ingin ia dengar kali ini. Faiq beepikir sejenak, namun kelihatannya dia belum dapat ide. Sampai akhirnya, setelah 5 menit berpikir, lewatlah seekor cicak di dinding atas dekat langit-langit rumah. Sontak ia berteriak "CICAK!!" "Aku mau dongeng cicak!!" Waduh, ini lama-lama macem lagi lomba stand up comedy ini, harus siap perform dengan tema-tema spontan. Aaha!! Saya ada ide. Saya berniat bercerita tentang cicak yang sangat menjaga kesehatannya. Maka dimulailah cerita itu Suatu hari, disebuah rumah besar yang sudah menua, tinggalah 3 ekor cicak. 3 cicak itu memiliki hobinya masing-masing. Cicak yang pertama........ "PAPAP PULAAAAAAAAAANGG!! Aku mau ke papap ya bun.." "Loh loh, jadi ga cerita cicaknya?" "N...

Buffy si kupu yang sakit flu

Image
Faiq sakit flu yang agak berat sejak senin lalu. Selain demam, batpil, ditambah pula nyeri sekujur tubuh. Lalu menular pula ke ayah, adik dan utinya. Alhamdulillah saya masih dikasih kesehatan, sebab siapalah yang akan urus-urus semua urusan kalau semua sakit? Ohya, ini karena flu nya yang cukup hebat, Faiq jadi rewel sekaliiii. Disuruh minum obat macam disuruh nyakitin diri sendiri ckckck.. Maka malam itu, setelah sesi drama minum obat malam selesai dengan cukup melelahkan, saya mulai mendongeng untuknya. Kami berdua di kamar (eh bertiga sama adik ding, yang sibuk ngenyot tangannya hahaha) dan dia bilang ingin dongeng tentang kupu-kupu. Ok kak, butterfly, it is. BUFFY SI KUPU YANG SAKIT FLU Di suatu bukit di tepi sungai, tinggallah seekor kupu-kupu yang bernama Buffy. Sayapnya berwarna kuning cantik dengan semburat hijau disekitarnya. Saat itu, angin kencang sedang melanda bukit tempat tinggalnya. Kegiatannya mencari makan pun terganggu. Terbang menjadi lebih sulit...

Desa si Wortel (Ayo Cegah Banjir!)

Image
Tim Sejuta Cinta dari IIP Bogor sedang gencar merilis program bantuan untuk para korban banjir di DI Yogyakarta dan Pacitan. Alhamdulillah responnya sungguh luar biasa dari para anggota. Saya tentu saja menjadi satu dari banyak orang yang turut prihatin dengan adanya musibah banjir ini. Sebagai penduduk Bogor, kami sudah terbiasa mendengar Bogor disebut sebagai pengirim banjir ke Jakarta. Walau, tentu saja, selain masalah alih fungsi kawasan puncak, ada banyak penyebab lain yang dapat menyebabkan kebanjiran di ibukota. Kakak Faiq sudah tahu tentang adanya bencana si Yogya dan Pacitan. Saya sempat memperlihatkan video sebuah sekolah yang terendam banjir dan lumpur setelah banjir surut. Betapa sedihnya kakak-kakak itu tak bisa bersekolah karena sekolahnya terendam lumpur. Faiq selalu saja berapi-api menanggapi berita banjir. Entah mengapa dia sangat excited dengan berita banjir. Dia berapi-api juga menyatakan betapa itu semua kesalahan para manusia yang buang sampah sembarangan hin...

Nabi Muhammad SAW junjungan kita semua

Image
Hari itu Maulid Nabi Muhammad SAW, semua orang ada di rumah sebab ini merupakan hari libur nasional. Di sekitar rumah uti Faiq ada banyaaak sekali kucing. Ada kucing-kucing peliharaan tetangga maupun kucing liar yang berkeliaran di sekitar. Ada dua ekor kucing yang biasa nongkrong dan nangkring di teras rumah kami. Kami menamakan salah satu diantaranya si Boni. Sedangkan ada satu lagi yang berbulu kuning, kami belum memberikan nama padanya. Nah si kuning inilah yamg sangaaat agresif mencari makan. Beberapa kali dia terpergok masuk rumah Uti dan nyaris naik ke atas meja makan. Faiq jadi menamakannya si kucing pencuri 😅 Hari ini pun Faiq memergoki si kuning yang melongok ke panci ikan bumbu kuning di dapur. Langsung dia heboh mengusir si kucing pencuri dan beeniat memukulnya. Langsung saya hentikan saja.. "Kak, kakak tau nggak binatang apa yang menjadi kesayangan nabi Muhammad?" "Nggak tahu, memang binatang apa?" "Kucing, kak. Rasulullah sangat me...

Kura-kura yang malas makan

Hari itu, entah mengapa kakak susaaaah sekali makan nasi dan lauk-pauknya. Seharian hanya bolak-balik buka kulkas untuk ambil ultra mimi putihnya dan sesekali makan biskuit kelapa favoritnya. Saya terus terang sangat khawatir saat ini terjadi, sebab faiq agak sensitif pencernaannya. Jika sehari saja tidak makan sayur, pasti malamnya dia mules. Duh harus putar otak nih gimana caranya agar dia mau makan sebelum jam makan malam tiba. Akhirnya sore setelah mandi saya ajak dia mendengarkan dongeng saya. Tentu saja dia tak menolak, sejak kecil memang dia sangat suka didongengkan atau dibacakan cerita. Kura-kura yang Malas Makan Di sebuah desa, tinggalah seekor kura-kura bernama Turti. Ia kura-kura hijau besaaaaar. Rumahnya selalu ia bawa kemanapun dia berada. Saat itu, musim dingin hampir tiba. Seluruh hewan yang tinggal di desa sibuk memakan dan mengumpulkan makanan untuk bekal musim dingin. Hanya Turti yang terdiam tanpa melakukan apapun. Ini menimbulkan tanda tanya bagi A...

Momon si Monyet yang Suka Marah

Sudah dua hari ini, entah apa yang sedang dirasakan Faiq. Dia sedang sering sekali marah. Sepertinya amarahnya mudah sekali tersulut hingga hal sepele pun membuatnya marah-marah. Menyadari hal ini, maka di sesi baca dan dongeng sebelum tidur tadi saya memutuskan untuk menyiapkan dongeng untuk mengingatkan dia tentang tak eloknya marah tanpa alasan. Judul dongengnya sendiri adalah Momon si monyet yang suka marah. Saya ceritakan mengenai sekumpulan monyet yang tinggal di sebuah hutan. Mereka tinggal bahagia sampaj suatu ketika datanglah monyet baru ke kawasan mereka yang bernama Momon. Sayangnya si Momon sangat tidak ramah. Meminta bantuan pun dia sambil marah-marah. Dan ini berlangsung cukup lama hingga seluruh penghuni hutan merasa tidak nyaman. Akhirnya Ongky (salah satu monyet) memutuskan untuk membuat rapat besar seluruh penghuni hutan untuk mendiskusikan tentang Momon. Dalam diskusi tersebut diputuskan mereka akan mengucilkan Momon hingga ia menyadari perbuatannya dan jan...

Cerita si Kancil

Faiq sudah berhari-hari tidak main ke TK sebelah, dan hari kemarin itu dia memutuskan mau datang lagi. Pagi itu memang hujan turun, sebagaimana hari-hari lainnya di musim hujan ini. Dan mungkin karena itulah, dari 4 siswa laki-laki di kelas Faiq, hanya Faiq saja yang datang. Yang lain yang perempuan saja. Saya mengalami sedikit kesulitan meminta Faiq masuk kelasnya. Ya, Faiq mogok masuk kelas, sebab katanya "Nggak ada laki-lakinya bun" Masya Allah, anakku sudah berpikir tentang ikhtilat. #eh Anyway, dia terlihat kurang percaya diri dengan absennya 3 kawan lelakinya itu. Seaungguhnya saya heran juga, sebab Faiq tak biasamya begini. Dia hampir selalu terlihat percaya diri. Namun saya tetap tinggalkan dia dan kembali ke rumah. Di perjalanan, saya bertemu Dito (teman sekelas Faiq) sedang menuju sekolah. Haduuuh legaaaaa, pikir saya. Semoga Faiq jadi mau masuk kelas dengan kehadiran Dito disam. Pulang srkolah langsing kumpul Karena itulah, di sesi don...

Leri si Lebah

Image
Saya dan Faiq sangat menikmati sesi membaca buku di setiap harinya. Disanalah cara saya "memasukkan" berbagai nilai yang saya ingin ia terapkan dalam kehidupan. Itu sebabnya saya berburu berbagai macam buku dengan tema karakter keseharian. Saat dia waktunya potty train , saya ulang-ulang membacakan buku tentang anak yang belajar potty train , saat saya merasa dia terlalu sering bicara sambil berteriak dalam keadaan apapun, saya akan mengulang terus buku seorang anak yang selalu berteriak, dll. Namun saya jarang sekali mendongengkan sesuatu tanpa buku. Biasanya saya menggunakan hand puppet kami di rumah.  Dan sungguh ini tantangan bagi saya. Dalam kelas bunsay kami, tema kali ini adalah membangun karakter anak melalui dongeng. Seru sekali penyajian materinya di grup. Fasil kami menyiapkan 3 potongan gambar, dan kami diminta membuat cerita berdasarkan gambar tsb. Saya termasuk salah seorang yang berpartisipasi membuat cerita tersebut. Ini sungguh menyenangkan!! Dan ...

Putuskan, mana keadaan yang kau pilih?

Image
Dalam pembahasan review di kelas bunsay kami kemarin mengenai materi berpikir kreatif, terlihat jelas bahwa hadirnya kreativitas berada dalam level tertinggj dalam strata high order thinking. Kreatif dapat berarti kegiatan mental seseorang untuk dapat membangun ide dan gagasan yang baru. Jelas ini strata tertinggi dalam penjabaran Revised Blooms Taxonomy. Tingkatan berpikir tingkat tingginya bisa dilihat dalam ilustrasi berikut yang saya ambil dari pinterest: Daaan.. seorang ibu profesional diharapkan dapat mendorong anaknya berpikir kreatif dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan dengan level berpikir tinggi yang akhirnya merangsang anak untuk berpikir tinggi. PR saya membiasakan diri melakukan semua hal tersebut. Anywaaay... Sesungguhnya saya yakin fitrah anak lah mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang bagus dengan rasa keingintahuannya dan membuat orangtua kewalahan menjawabnya. Sayangnya kadang saya (kami) sebagai orangtualah yang memadamkan fitrahnya dengan menyepe...

Latihan Mengubah Paradigma

Sejak awal mikir judul yang harus saya taruh hari ini. Judul ini kok terdengar terlalu serius untuk kepribadian saya yang  easy-going  begini ya? Namun semakin dipikirkan, semakin merasa pas dengan judul yang ini. Latihan Mengubah Paradigma IYA BANGET! Tantangan mengenai kreativitas ini sungguh memberikan tamparan untuk saya. Saya selalu memandang diri sebagai orang yang kurang kreatif 😅, bisa dilihat dari tulisan-tulisan sebelumnya, soal menggambar bisa dibilang saya nol besar. Membuat inovasi produk pun demikian, nampaknya sejak jaman sekolah dulu saya kesulitan dengan itu. Namun, setelah tantangan ini, sepanjang prosesnya, saya berusaha keras mengubah paradigma saya selama ini mengenai ketidak-kreatifan saya. Seringkali masih harus berpikir keras mencari cara yang berbeda, mencari jalan yang diluar kebiasaan hingga saya dapat pula menerima hasil berbeda, dan lebih baik, dari sebelumnya. Terjadi banyak  trial-and-error , banyak kesalahan dan tan...

Clodi si Adik

Sudah masuk musim hujan, artinya clodinya si adik makin lama keringnya saat dijemur. Seperti hari ini, ketika saya selesai memandikan si adik dan siap memakaikan bajunya, ehhh ternyata clodi di laci kosong semua Ah, langsung saya cari ke meja setrikaan. Yang bagian covernya sih sudah pada kering, yg jd masalah penyerap/insertnya ini looh msh susah kering. Dirumah juga ndak ada spare pospak. Duhh putar otak deh saya.  Akhirnya saya ke lemari baju adik dan menemukan 2 lembar handuk kecil dari jaman Faiq dulu. Saya isikan cover clodi adik dengan handuk itu sebagai penyerapnya. Alhamdulillah lumayan juga performanya hehehe #Tantangan10Hari #Hari10 #Level9 #KuliahBunsayIIP #ThinkCreative

Tulang Ceker

Menu hari itu adalah sup ceker sayuran dan balado telur. Sup ceker ini salah satu makanan favoritnya Faiq, jadi sudah hampir pasti dia akan ludes menghabiskannya. Sore itu ia sibuk makan nasi dengan sup, sembari menggerogoti ceker ayamnya. Saya lihat dia taruh tulang ceker begitu saja di lantai. Ingin marah rasanya mengingat semut yang akan tertarik ke tulang tersebut, belum lagi lengketnya. Untung saya teringat materi kreatif kami agar kami belajar mengklarifikasi dan bukan lagi berasumsi. Saya tanya kakak "Kak, mengapa kamu taruh tulang ceker di lantai, kak? Kan bisa dialasi sesuatu atau tah ditaruh saja di pinggir piring" "Ih bunda, aku kan mau ngasih makan semut kecil warna merah yang suka datang keaini. Kasiaan mereka nggak ada yg ngasih mkaaan" Astaghfirullaah saya malah ga kepikiran kesana. Astaghfirullah untung saya ga termakan asumsi sendiri.. #Tantangan10Hari #Hari9 #Level9 #KuliahBunsayIIP #ThinkCreative

Mengganti air Ikan

Pagi itu, kakak nggak pergi kemana-mana, dia tumben sekali berada di rumah saja. Sementara saya sibuk mengurus pekerjaan rumah, kakak mengekor saya kemanapun saya pergi. Haduuuh rasanya ribet ya kalau hal.seperti ini terjadi. Saya harus cari cara untuk menyibukkan nya. Pandangan saya tak sengaja jatuh pada stoples berisi ikan peliharaan faiq. Aha!! "Kak, sudah beeapa lamakah sejak kamu terakhir mengganti air ikan?" "Kemarin, bunda" "Ah, kayaknya lebih deh kaaak?" "Eh iya udah lama" "Ya sudah, bunda minta tolong yaaa" Lalu dia sibuk sendiri mengganti air ikan di wastafel. Alhamdulillah, lumayan.. tugas pagi saya bisa berjalan lancaaaar #Tantangan10Hari #Hari8 #Level9 #KuliahBunsayIIP #ThinkCreative

Bungkus Paket

Sore itu kembali hujan. Faiq jadi termenung sendiri di rumah (Uti). Saya, yang sedang sibuk dengan urusan olshop, jadi kasihan melihatnya sendiri di jadwal main sama temannya. Tapi saya sedang repot juga bungkus paket, dan sedang dikejar waktu pick up ekpedisi, tak mungkin saya tinggal sebentar untuk main dengan Faiq. Ah, akhirnya saya ajak saja Faiq bungkus paket. Tugas faiq merekatkan kertas alamat pengiriman dengan selotip besar. Dan membantu merapikan kembali peralatan kami. Aihhh walau kadang menyon sana sini, saya cukup puas melihatnya senang ean sibuk begini hahahah Problem.solved #Tantangan10Hari #Hari7 #Level9 #KuliahBunsayIIP #ThinkCreative

Tak Mau Makan

Hari itu kakak rupanya sedang gejala flu. Hidung mampet, nafsu makan juga berkurang. Saya sengaja memasakkan sup makaroni kesukaannya agar makannya lahap Ternyata di jam makan siang, kakak malahan menolak makan makaroninya (tumben) Peninglah saya saat begini, padahal kakak butuh makan yang baik. Akhirnya saya tanya, kakak mau makan apa? (Biasanya dia jawab telur ceplok) Lalu dia jawab, "Aku mau pizza" Whe lha, luar biasa ini jawabannya. Moso iyo harus beli pizza? Kayaknya beelebihan banget. Lalu saya ingat punya roti tawar sejak kemarin. Saya lihat kulkas, msh ada simpanan sosis, bakso dan mozzarella OKELAH, mari buat pizza! Lalu dengan bantuan Faiq, mulailah saya mengiris bombay, sementara faiq mengiris sosis. Saya menggoreng sosis dan mnumis bombay, sementara faiq mengoleskan sandwich spread dan saus tomat pada roti tawar. Lalu tugas saya menaburkan bombay, soss, dan mozzarella pada rotinya Selanjutnya panggang dengan happycall di rumah. VOILAAA Piz...

Cookery Time

Image
Pagi ini hanya ada kami bertiga di rumah, sebab Uti sedang jadwal fisioterapi. Pagi tadi saya sempatkan mengunjungi tukang buah langganan untuk membeli stok rumah. Terbelilah melon, buah naga merah, apel dan jeruk. Maksudnya untuk sarapan esok pagi. Eh lho ternyata sore harinya, Faiq, yang rupanya kebosanan karena  hujan tak kunjung reda, minta kegiatan lagi bersama bunda. Jiaaah gelaagapan deh saya dibuatnya. Lalu ingatlah saya pada buah yang dibeli pagi tadi. Akhirnya saya bilang, "Hari ini kita cookery ya kak, memasak, membuat sate buah" Kakak antusias sekali mendengarnya. Mulailah kami berkegiatan. Kakak bertugas mencuci buah nya, yang lalu saya potong, dan selanjutnya tugasnya lagi untuk membuat satenya. Sate Buah Buatan Faiq Kakak sangat bersemangat sekali. Dia akan menghadiahkan satenya untuk papap, katanya. Alhamdulillah bunda selamaaat dari kegagapan kegiatan wkwk #Tantangan10Hari #Hari5 #Level9 #KuliahBunsayIIP #ThinkCreative

Kakak's timee..

Hari ini waktunya uti taklim lagi, artinya saya dirumah bersama si dynamic duo tercinta. Ketika kakak pulang dari bermain dengan teman sebelah rumah, masih ada waktu sebelum waktu makan siang tiba. Dan kakak masih ingin melanjutkan "kegiatan" bersama saya. Kegiatan adalah istilah yang kami gunakan untuk bermain edukatif. Dahulu, saat rumah belum direnovasi, saya biasa menyiapkan 3-4 kegiatan untuk ia lakukan perharinya. 2 kegiatan pagi, dan 2 kegiatan siang. Rupanya kali ini kakak menagih kegiatan bersama saya. Sedang selama renov ini, semua benda sumber kegiatan kami disimpan di gudang suatu rumah petak. Pening lah saya harus bagaimanaaaa 😅 Akhirnya saya siapkan sebuah kertas dan pensil. Dengan pensil itu saya buat kegiatan dot-to-dot pengenalan alfabet A-E dan angka 1-10. Kebetulan sambil melatih kekuatan tangan faiq dalam menulis. Alhamdulillaaah anaknya happy berat! Masalah saya terpecahkan (kali ini) #Tantangan10Hari #Hari4 #Level9 #KuliahBunsayIIP #...

Us Time dengan Si Kakak

Sepulang menjemput kakak sekolah, saya baru sadar ada paket yang seharusnya saya kirim kemarin 😫 tapi saya terlupa. Aduh mana jam segitu jamnya mengurus adik-kakak ya. Saya akhirnya sibuk membungkus paket sementara adik tertidur kekenyangan setelah disusui. Setelah paket selesai dibungkus, tantangannya ada di pengirimannya. Kalau di rumah VBI, saya tinggal santai dirumah, sebab setiap sore semua paket bunda di pick up oleh berbagai agen ekspedisi. Selama tinggal sementara di Uti, saya harus bolbal kirim paket sendiri ke agen dekat rumah Uti. Di sisi lain, Faiq sangat ingin bermain dengan saya (memang jadwal bermainnya saat adiknya tidur), jadi saya kasihan kalau "us time" kami terlewat akibat kesibukan saya. Akhirnya setelah kakak makan siang yang dipercepat (pukul 11 kurang sudah makan ekekek), saya menawarkan kakak untuk ikut saya ke agen ekspedisi utk mengirim paket, sembari berjalan-jalan. Untunglah kakak setuju ikut. Fiuh, kami tetap bisa "us time" d...

Bertangan Banyak

Hari itu jadwalnya Uti dan Ceu Mis (ART) mengaji. Ceu Mis sendiri baru akan datang pukul 10nanti. Itu artinya, bunda harus berakrobat sendiri di rumah sampai paling tidak pukul 10 pagi. Untunglah seluruh masakan sudah selesai sejak subuh hari. Lalu bunda sibuk cuci popok adik, lanjut cuci pakaian rumah. Ketika kakak bangun, kesibukan persiapan sekolah kakak pun dimulai. Untunglah adik bageur pisan setelah subuh tadi dia tidur lagi jadi bunda fokus ke persiapan kakak. Kakak berangkat bersama papap, bunda bisa sedikit santai dan sarapan, sembari jawab pertanyaan pembeli popok kain. Lalu mulai sibuk memandikan adik dan menyusui lagi. Pukul 9.45, bunda dan adik menjemput kakak sekolah. Untunglah ceu Mis sudah datang saat bunda pulang. Sementara ceu mis sibuk menjemur, sapu-pel dan menyetrika, bunda bermain bersama kakak dan adik. Tak lama, ceu mis pun pulang. Akrobat dinulai lagi 😂 sebab itu waktunya kakak makan siang, dan jamnya adik menyusui juga. Bunda harus sigap putar o...

Tragedi Cukur Rambut

Rambut kakak Faiq sudah menggondrong lagi. Huuft.. artinya episode drama cukur rambut harus kami lalui kembali. Tentu bukan baru sekali-dua kali Faiq dicukur rambutnya. Dia pun tahu tidak ada yang menyakitkan dari proses itu. Namun entah mengapa selalu harus ada adu argumen diantara kami sebelum akhirnya rambutnya selesai dicukur dengan rapi. Seperti kali ini, saya sudah meworo-woro bahwa akhir pekan ini jadwalnya dia cukur rambut. Kali ini bukan hanya dia, adiknya pun akan kembali dibotaki, sebab rambutnya masih belum tumbuh teratur 😂😂. Jadi saya bilang, adik juga akan dicukur, jd Faiq ada temannya deh. Dia sudah bilang, "Nggak mau ah, aku nggak mau dicukur." Ckckckc, disinilah kreativitas seorang bunda diasah.  Kemudian saya timpali, "Kakak tidak merasa gatal kah saat berkeringat?" "Gatel siih.." "Itu tandanya sudah waktunya kakak bercukur, sayang" "Iya deee..hh, tapi tapi dicukur itu menggelikan sekali"...

Terbebas Dari Pemasungan Kreativitas: Sebuah Pengalaman Belajar Kreativitas di IIP

Image
Kreatif selalu menjadi semacam momok yang cukup menakutkan bagi saya. Makna kreatif di benak saya adalah mereka yang mampu membuat suatu produk dan karya seni yang inovatif. Saya, yang dominan otak kiri, selalu merasa jauh dari kreativitas. Saya tak seberapa mampu membuat lukisan ataupun karya seni lainnya. Contoh gambar saya untuk kegiatan Faiq. Burung atau bebek? 😅😅 Suami saya pun demikian, ia pun merasa tidak seberapa kreatif. KAMI berdua merasa kami bukan orang yang kreatif. DAMPAKNYA? Ada kesulitan yang kami alami saat mengenalkan seni kepada anak kami. ITU SAJA? Dan setelah belajar kreativitas di IIP ini, barulah saya tersadar akan hal mengerikan lain yang mungkin sudah kami lakukan: PEMASUNGAN KREATIVITAS Duh, bahkan menuliskannya pun hati saya berdebar kencang, teringat "dosa" kami selama ini kepada si sulung. Pengalaman mempelajari kreativitas di IIP ini pun berbeda dari pengajaran sebelumnya. Biasanya materi Bunsay berupa semacam artikel yang...

Aliran Rasa Level 8

Cerdas Finansial? Sempat saya berpikir rumitnyaaa mengajarkan ini pada anak. Eh ternyataaaa menyenangkan untuk dilakukan, dan tidak serumit itu. Apakah semudah itu? Oh tentu tidaaaaak.. pernah ada jatuhnya juga, pernah hampir gagal, lalu bangun kembali. Pernah hampir luluh membelikan sesuatu yang anak inginkan, tanpa harus berusaha. Namun lalu suami yang mengingatkan dan menguatkan saya. Semoga langkah kecil ini dapat membawanya menjadi pribadi yang cerdas secara finansial.. aaaamiin

Aku habiskan kok bekalnya

Faiq saat ini sedang asyik ikut beemain sementara di TK dekat rumah Uti. Dia ternyata menikmati sekali datang ke aekolah bermain dan makan bersama teman. Setiap hari saya buatkan bekal untuknya. Makanan ringan saja, sebab toh jam 9.30 sudah pulang. Di rumah sudah sarapan berat. Namun sayangnya sudah 2 hari saya bawakan bekal, tak ia sentuh sama sekali. Usut punya usut, temannya memberikan makanannya untuknya. Jadi dia malah makan makanan temannya. Makanannya sendiri hanya dia buka, makan segigit, lalu ia biarkan begitu saja. Pagi itu, saya katakan bahwa saya takkan membawakan dia bekal. Dia tanya kenapa, jawab saya sebab percuma saya bawakan, toh hanya akan terbuang. Allah pasti sedih liat makanan terbuang begitu. Itu namanya membuang rizki Allah. Syukurlah, dialog kami mengena di hatinya. Dia berjanji untuk selalu memakan dan menghabiskan bekalnya sendiri. Dan ia janji akan berkata tidak n berterimakasih pd temannya yang memberikan makanannya pada si lanang. Daaan.. suda...

Neneknya hebat ya

Pagi itu kami sedang mengobrol di teras rumah Uti ketika ada seorang Nenek yang datang membawa dagangan berupa keset dan cempal. Beliau sudah tua dan seharusnya di rumah saja menikmati hari tua. Namun beliau masih mau bersusah payah mencari nafkah menjajakan kesetnya berkeliling. Kami minta ia masuk, kami siapkan air minum. Kami putuskan untuk membeli dagangannya. Bahagia rasanya hati melihat cerah senyuman si nenek. Ketika si nenek berlalu, si lanang yang sejak tadi mengamati dengan seksama pun bertanya "Tadi nenek minta-minta ya?" "Bukan kak, nenek tadi jualan keset kak untuk cari uang" "Oh kirain minta-minta, kan ga boleh ya minta aja ga kerja dulu" "Iya hebat ya si nenek? Walau sudah tua lebih memilih kerja daripada meminta. Itu untuk makan sehari-hari kak hasil jualannya. Begitulah cara kita mendapat uang seharusnya, bekerja dulu, berusaha dulu, baru kita punya uang" "Nanti aku kalau sudah besar, mau kerja ah, supaya uan...

Aku potong-potong dan aduk ya Bunda

Hari ini kami memasak kolak pisang untuk buka puasa papap dan Uti di rumah. Di siang hari itu, saya menawarkan si sulung kolak tersebut. Dia tidak mau, maka saya berniat memakannya. Saya bilang padanya bahwa kolaknya enak, manis, kuahnya enak, pisangnya enak, ubinya juga. Lalu, saya minta Faiq untuk mencoba kuahnya. Awalnya dia enggan, lalu akhirnya mau mencoba. "Enaaaak" Hahahah.. baru dia menyadari enaknya kolak. Lalu saya tawari makan bersama ubi dan pisangnya. Ternyata ia tidak mau, sudah masuk mulut, lalu ia keluarkan lagi. Dia bilang hanya mau kuahnya. Saya kabulkan permintaannya untuk menghabiskan kuahnya. Ternyata sepanjang prosesnya, dia mainkan juga isi kolaknya. Dipotong-potong dan dipenyet isinya. Lalu saya hampiri dia. "Apakah kakak akan memakan isi kolak ini kak?" "Aku nggak suka bunda" "Baiklah, tapi lalu apakah boleh isi kolaknua kamu jadi mainan?" "Aku kan gak makan kolaknya" "Apakah boleh maka...

Aku mau Kebab

Sore itu hujan turun cukup deras di daerah rumah ibu saya. Saya dan si sulung sedang bermain lego bersama, memaksimalkan waktu bersama kami yang berkualitas. Sebab, jika adiknya bangun dari tidur, kakak tahu saya pasti akan segera menghampiri adiknya. Lego yang saat ini ia mainkan adalah hasil Faiq menunggu sekian lama. Seperti biasa ada papan bintang yang saat itu harus ia isi penuh. Di saat terakhir, di waktunya vaksin MR, ayahnya dan saya menjanjikan total 5 bintang jika ia memberanikan diri untuk disuntik. Alhamdulillah ia jadi termotivasi. Dan ia lalui vaksin tersebut dengan baik. Insya Allah semoga membawa kebaikan dan kesehatan paripurna baginya.. aaamiin. Maka, diberilah 5 bintang itu padanya. Dan penuhlah papan bintangnya. Di hari Sabtu lalu itu, ia akhirnya membeli lego yang ia inginkan di toko bayi dekat rumah Uti, seharga Rp. 150.000 Nah, saat sedang asyik bermain tersebut, tiba-tiba si sulungku berujar, "Aku mau kebaab" Eh? Kok ya bisa ide itu terlintas...

Yuk menabung!

Masih dalam tema meraih keinginannya untuk membeli Thomas: Track Master, Faiq mulai menabung di sekolah Sebetulnya kegiatan menabung ini sudah kami mulai sejak ia berusia 2 tahunan. Faiq bahkan punya 3 kaleng tabungan miliknya sendiri. Kapanpun ada yg memberikan yang koin padanya, pasti akan segera ia masukan ke celengannya. Setiap hari ia membawa uang ke sekolah untuk ditabung. Faiq sebetulnya tidak benar-benar bersekolah, ia hanya ikut disana selama kami mengungsi di sini, sebab TKnya hanya sepelemparan batu dari rumah Uti. Dia mendadak muncul setiap hari ke sana karena ingin sepuasnya bermainn ayunan disana haahah Setiap hari dia minta saya membacakan buku tabungannya dan memberitahunya sudah berapa uang yg dia tabung. Berulang-ulang dia berkata, "Nanti kalau sudah 50 bintang, aku mau beli Track Master pakai uang tabunganku ya bunda" Oke siiip kakak! Semangat menabung yaa #KuliahBunsayiip #Tantangan10hari #Hari6 #Level8 #RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari ...

Papan Bintangku

Image
PAPAN BINTANG ala Faiq Sudah sejak lama, tepatnya saat Faiq berusia 2 tahun, kami menerapkan konsep papan bintang kepada Faiq. Faiq tidak serta merta mendapatkan mainan atau hal lain yang ia inginkan, apalagi jika harganya aduhai. Kami akan memintanya membuat papan bintang dan mengisinya penuh sebelum akhirnya keinginannya akan kami penuhi. Semakin mahal atau semakin berharga jenis barangnya, semakin banyak pula bintang yang harus ia raih. Bintang ia dapatkan jika ada kebaikan yang ia lakukan. Jenis kebaikannya biasanya sesuai dengan target perilaku yang sedang kami targetkan. Misalnya jika menyelesaikan pertikaian tanpa main tangan, atau bisa juga setiap dia ikut sholat dengan tertib bersama papapnya di mesjid. Kali ini ia begitu menginginkan salah satu seri permainan Thomas, yaitu Track Master. Target kami saat ini adalah agar ia dapat berinteraksi dengan temannya sebaik mungkin . Maka ia akan mendapat minimal 1 bintang jika ia mampu melewati hari itu dengan lancar. Kalaup...

Bismillah, ya Allah

Sore itu, tiba-tiba si sulung masuk ke rumah sembari membawa selebaran. "Bunda, aku mau pizza het!", teriaknya antusias. Hahahah dia selalu saja melafalkan pizza hut menjadi pizza het 😅😅 "Ini loh bunda, Faiq mau pizza sama puding coklat ini. Kalau yang ini apa ya? Aku juga mau yang ini" "Wah kak, kelihatannya enak sekali yaa semua" "Iyaaa, ayo kita beli sekarang!" "Sayangnya hari ini Bunda sedang tidak pegang uang kak, papap kan belum gajian. Nanti kalau papap sudah gajian, kita beli yaa?" "Aaah.. aku maunya sekarang, sekaraaang" "Walau kakak mau sekarangpun Bunda ndak bisa kabulkan kak, selain sedang tidak pegang uang, hari ini kan bunda sudah memasak di rumah. Kasihan dong makanannya tidak dimakan. Ingat kak, kakak hanya akan mendapatkan yang kakak butuhkan." "Huft, aku sedih banget, aku kan pingin pizza het." "Sedih sekali ya sayang? Cupcup.. bagaimana kalau ...

Count your blessings

Malam ini, sebagaimana malam-malam sebelumnya, saya dan si sulung melakukan "ritual" kecil kami sebelum tidur. Ritualnya dimulai dengan menyikat gigi bersama, lalu dilanjutkan dengan mengganti piyama sementara saya mengoleskan minyak kayu putih ke perut dan punggungnya. Selanjutnya saya dan Faiq akan masuk kamar, saya pun berbaring di sebelahnya sembari memeluknya. Lalu mulailah kami membaca doa tidur. Dilanjutkan dengan murojaah al-Fatihah dan al-Ikhlas. Hihi, iya, saya memang baru membiasakannya membaca 2 surat pendek tersebut sebelum tidur. Jika al-Ikhlas sudah dia kuasai, insya Allah akan saya lanjutkan dengan suroh al-Falaq, an-Naas dan surat pendek lainnya. Lalu dimulailah chit-chat kami sebelum tidur. Seperti biasa saya bertanya, "Kak, jadi apa saja yang membuat kakak bahagia hari ini?" "Hari ini aku senang bisa pergi sebentar dengan bunda berdua, nggak sama adik dan papap. Habis bunda sekarang seringnya sama adik sihh" "Hehe iya sa...

Allah turunkan hujan, dari gumpalan awan

Image
Ilustrasi foto Faiq mandi hujan saat masih di rumah kami Hari itu hawa panas begitu menyengat, bahkan di musim kemarau seperti saat ini yang terasa lebih panjang akibat pengaruh fenomena El Nino. Duo bocah saya terlihat gelisah dengan hawa ini. "Ah," pikir saya, "sepertinya akan turun hujan sebentar lagi." Benar saja, menjelang sore turunlah hujan cukup lebat di daerah rumah Uti. Oh iya, sejak pertengahan Agustus lalu, kami sedang jadi pengungsi sementara di rumah Uti nya anak-anak (ibu saya). Rumah kami sedang dalam proses perbaikan hingga sekitar bulan Desember ini. Kembali lagi ke topik mengenai hujan, lalu saya berucap, "Allahumma Shoyyiban Naafi'an" Rupanya doa ini menggelitik benak si kakak. "Bunda ngaji apa sih?" Ohya, hahahaha, setiap dengar saya berdoa yang belum dia ketahui jenis doanya, dia pasti bilang kalau itu kalimat "ngaji" 😂😂 Segera saya jawab, "Itu doa kak. Doa yang kita baca saat hujan ...

Versi kami mengenai "cerdas" secara finansial

Image
Duo bocah di rumah kami baru berusia 4 tahun 3 bulan dan 2 bulan. Kami berharap, di masa dewasanya nanti, mereka dapat menjadi orang yang cerdas, dari berbagai aspek. Salah satunya adalah cerdas secara finansial. Tahapan- tahapan yang saat ini kami tempuh untuk mencapai tujuan ini ialah: 1. Membersamai anak dalam menghitung seluruh kenikmatan yang ia terima di setiap harinya. Karena rizki Allah di bumiNya begitu banyak hingga kita jarang menyadarinya. Tahapan ini pun terkait dengan menumbuhkan kecintaannya terhadap Allah SWT, sesuai fitrah imannya. 2. Selanjutnya, sedini mungkin, kami mendidik anak untuk mengetahui beda antara kebutuhan dan keinginan. Mulai dari hal kecil 3. Selanjutnya, jika ada hal yang ingin didapatkan/dibeli oleh si kecil, kami tidak membiasakannya untuk segera membelikannya. Anak harus melewati suatu tahap untuk mendapatkannya. Cara kami adalah melalui pengumpulan bintang. Kurang lebih inilah tahap yang sedang kami jalani saat ini bersama duo kecil ...

Aku takut kalah..

Di komplek kami, memang perlombaan 17-an diadakan jauh dari tanggalnya. Disana ada perlombaan anak. Ada lomba lari santai mengelilingi komplek yang juga diikuti oleh si kakak. Dengan peserta yang usianya banyak diatasnya, ia sempat enggan mengikuti lombanya. Aku takut kalah, bunda.. Kakak, kalah itu ga perlu takut, tetap bersenang senang saja berlari. Lagipula bagi bunda, kamu tetap bintangnya bunda kok! Sambil beelari, kakak perhatikan kenapa teman kakak bisa menang. Lalu nanti kita pelajari ya kak, agar kelak saat kembali berlomba, kakak bisa lebih cepat beelari. Jangan khawatir ya sayang.. Kamu tetap bintangnya bunda.. #Tantangan10hari #Hari10 #Level7 #KuliahBunsayIIP #BintangKeluarga

Main Air

Kakaaak... Bunda butuh bantuan kakak niih! Kenapa bunda? Itu loh kak, bak mandi kita sudah kotor ya? Tuh lihaaat! Bunda minta tolong bersihkan baknya ya kak. Oke bundaaa Kulihat dia sibuk menggosok bak mandi dengan sikat dan sabun yang kusiapkan. Sempat ia bertemu noda hitam yang sulit ia bersihkan. Berpikir keras dia, hingga akhirnya seluruh permukaan ubin bak dapat bersih kinclong. Yesssss.. sudah bersih nih bunda. Kunyalain airnya yaaa? Sip kak! Sejak kecil kamu memang selalu suka dengan air.. adikmu pun demikian hihihi #Tantangan10hari #Hari9 #Level7 #KuliahBunsayIIP #BintangKeluarga

Si kucing lucu

Salah satu hasil pengamatan saya terhadap minat si kakak adalah hewan peliharaan. Hal yang selalu saya tanamkan adalah bahwa dibutuhkan tanggungjawab besar serta komitmen dalam merawat hewan peliharaan. Hewan yang pernah ia pelihara ialah kelomang darat/kumang serta ikan kecil. Keduanya berakhir dengan kematian :( Setiap kami bolehkan memelihara hewan, terlebih dahulu kami mencari tahu cara merawatnya. Semua harus dilakukan oleh si kakak. Seperti saat memelihara ikan, ia bertugas menjaga kebersihan toples air dan memberi makan. Sudah beberapa lama dia menginginkan untuk memelihara seekor kucing. Saya bilang, boleh saja asal kakak sudah siap merawatnya. Apa saja bunda, yang harus kulakukan? Banyak, kak. Memberi makan, membersihkan kandangnya, membersihkan pipis dan pupnya juga. Ia sempat sejenak berpikir. Kenapa sih harus kubersihkan? Saya bilang Sejatinya Allah menciptakan hewan untuk berada di alam bebas, bukan untuk di dalam rumah. Di alam bebas, dia bisa pipis p...

Kecipak Kecipuk

Suasana hati si bungsuku nampaknya sedang tidak baik. Rewel sejak malam, bahkan hingga pagi hari. Entah apa yang membuatnya demikian. Waktunya mandi pagi Kusiapkan bak mandi beserta air hangatnya. Menangis kencang dia saat kubukakan bajunya. Saat masuk ke bak, keajaiban terjadi. Dia tersenyuuum! Bahagia sekali saat kucipratkan air ke tubuh dan kepalanya. Setelahnya, moodnya jadi membaik. Dan bahagia.. Ahhh ternyata kamu suka main air ya dik? #Tantangan10hari #Hari7 #Level7 #KuliahBunsayIIP #BintangKeluarga

Ke Stasiun Cilebut

Hari itu, Faiq berencana mengunjungi stasiun Cilebut bersama Papap. Tujuannya kali ini untuk mengetahui pembelian tiket kereta serta jalur-jalur yang dilewati oleh commuterline Pukul 9 pagi, mereka terlebih dahulu mendatangi minimarket untuk mengisi e-money yang akan digunakan untuk membeli tiket. Selanjutnya, dengan menggunakan motor daring, mereka beranjak menuju Stasiun Cilebut. Papapnya menceritakan betapa berbinar mata kakak melihat kereta lalulalang dengan suara rodanya serta desingannya saat kereta berjalan. Disana, papap menunjukkan cara membeli tiket kereta. Kakak sendiri yang menyebutkan tujuannya "Aku mau beli tiket ke stasiun Bogor, 2 tiket" (seraya memberikan 2 buah kartu) Petugas tiket pun sigap melayaninya. Setelah mengucapkan terimakasih, mereka menuju jalur rel yang dimaksud. Mereka lalu mendatangi petugas peron agar si kecil bisa bertanya banyak hal. Pak, keretanya jalan sampai jam berapa? Pak, kok rame sekali ya di kereta? Kapan kosongnya...

Akhirnya!

Karena sebelumnya Faiq masih belum berhasil membuat jalur turunan yang mulus bagi Thomas nya, maka setelah ia mendapatkan ilmu dan penjelasan dari bunda, ia akan mencobanya lagi hari ini. Ia mulai merangkai relnya. Untuk tanjakan, ia menyusun beberapa balok mainannya.. begitupun untuk turunan. Namun bedanya, kali ini di turunan tersebut ia siapkan juga beberapa balok yang tingginya ia susun bertahap, sesuai diskusi di di hari sebelumnya. Lalu tibalah the moment of truth: ia jalankan kereta Thomasnya.. ketika mulai menanjak, ia terlihat mulai gelisah. Laluuuuu? Syuuuuutttt, kereta itu menurun dengan cukup mulus dan terus berjalan. yeaaay!!! Kamu berhasil, kak! Bunda bahagia melihat bibar di matamu.. kita sudah belajar fisika tanpa kita sadari ya kak? I love you.. #Tantangan10hari #Hari5 #Level7 #KuliahBunsayIIP #BintangKeluarga

Si Thomas yang selalu keluar rel

Hari ini, jalur relnya ia buat sedemikian rupa hingga memiliki tanjakan dan turunan. Terlihat kesal dia, sebab si kereta terus terjatuh keluar rel alih-alih berbelok setelah turunan. Kak, kira-kira mengapa ya bisa demikian? Saya biarkan dia mencari tahu sendiri sesuai pengetahuannya dan hasil pengamatannya. Semangat kak, semoga lekas ketemu ya kak masalah dan solusinya. #Tantangan10hari #Hari4 #Level7 #KuliahBunsayIIP #BintangKeluarga

Roda si Thomas

Image
Kali inipun ia masih berkutat dengan mainan Thomasnya. Namun, bukan mainan yang orisinil dari produsennya, melainkan mainan hasil beli di Pasar Ciluar. Sibuk, ia pandangi setiap detail keretanya sambil sesekali mengrenyitkan kening. Bunda, ini rodanya kenapa ada garisnya begini sih? Waduh berabe ini, bundanya kurang mengerti hal begini. Selama ini nggak pernah ngerti juga itu apa fungsinya. Ckccck ghiroh belajar saya dulu ga sehebat Faiq ya. Langsung googling deh bundanya. Prinsip Kerja Roda Lokomotif http://hudalogawa.blogspot.co.id/2015/08/ilmu-kereta-sekilas-tentang-lokomotif.html?m=1 Wah wah baru tahu ternyata itu connecting rod untuk mengalirkan uap penggerak roda lokomotif!! Saya pikir selama ini hanya dekorasi roda aja 😂😂 Langsung saya info ke si kakak. Manggut-manggut dia, entah mengerti atau tidak itu omongan saya 😅 Semangat mencari tahu tentang berbagai hal ya kak.. 😘 #Tantangan10hari #Hari3 #Level7 #KuliahBunsayIIP #BintangKeluarga

Si masinis Thomas

Di waktu bermain mandirinya, Faiq terlihat hampir selalu memilih untuk bermain dengan koleksi kereta Thomas nya; baik yang tipe Minis, Collectible Railway maupun Motorized Railway. Sepanjang permainan, ia akan sibuk merakit jalur rel semenarik mungkin, dengan menggunakan barang-barang yang dapat ia temui di sekitar. Jalur relnya ia lengkapi dengan tanjakan, turunan, terowongan, bahkan genangan air. Semua menggunakan barang-barang di sekitar rumah (kecuali relnya) Dibutuhkan konsentrasi dan ketelitian tinggi dalam kegiatan ini. Ia harus memperhitungkan ketinggian jembatan atau tanjakan serta beban dibawahnya agar jalur relnya tak ambruk, dsb. Sesudahnya ia akan sibuk menjalankan keretanya sambil berbicara sendiri ataupun sembari bernyanyi. Sepanjang permainan, matanya terlihat berbinar. Beberapa AHA moment terlihat sepanjang kegiatan ini, saat ia berhasil mengetahui rahasia jalan rel yang berhasil dilewati tanpa ada kerusakan karena strukturnya yang kokoh. Ia belajar banyak ...