Cerita si Kancil
Faiq sudah berhari-hari tidak main ke TK sebelah, dan hari kemarin itu dia memutuskan mau datang lagi.
Pagi itu memang hujan turun, sebagaimana hari-hari lainnya di musim hujan ini. Dan mungkin karena itulah, dari 4 siswa laki-laki di kelas Faiq, hanya Faiq saja yang datang. Yang lain yang perempuan saja.
Saya mengalami sedikit kesulitan meminta Faiq masuk kelasnya. Ya, Faiq mogok masuk kelas, sebab katanya "Nggak ada laki-lakinya bun"
Masya Allah, anakku sudah berpikir tentang ikhtilat. #eh
Anyway, dia terlihat kurang percaya diri dengan absennya 3 kawan lelakinya itu. Seaungguhnya saya heran juga, sebab Faiq tak biasamya begini. Dia hampir selalu terlihat percaya diri.
Namun saya tetap tinggalkan dia dan kembali ke rumah. Di perjalanan, saya bertemu Dito (teman sekelas Faiq) sedang menuju sekolah.
Haduuuh legaaaaa, pikir saya. Semoga Faiq jadi mau masuk kelas dengan kehadiran Dito disam.
Pulang srkolah langsing kumpul
Karena itulah, di sesi dongeng kami sbelum tidur, saya akhirnya mengeluarksn tokoh si kancil
Saya ceritakan petualangan si kancil yang cerdik di hutan ajaib. Dimana ksncil tinggal bersama ayah ibunya. Lalu ibu kancil meminta kancil menghadiri kumpul warga teritama para balira.
Sayangnya, akancil merasa kurang percsya dirii akan bertemu teman-trman. Ibunya menenangkannya terus, hingga mereks bertemu kakek Turti si kura-kura
Menurut kakek, ini semua karen kuramg percaya diri.. dan ia harus berusaha yang terbaik, karena Allah sukaa.
Lalu saya tutip sesi dongemg nya. Dan saya ulang kembali pesan moralnya.
Hmm.. mari kota lihat perkembangannya ke depan.
Bismillah
#Tantangan10Hari
#Hari2
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
Comments
Post a Comment