Posts

Showing posts from November, 2017

Putuskan, mana keadaan yang kau pilih?

Image
Dalam pembahasan review di kelas bunsay kami kemarin mengenai materi berpikir kreatif, terlihat jelas bahwa hadirnya kreativitas berada dalam level tertinggj dalam strata high order thinking. Kreatif dapat berarti kegiatan mental seseorang untuk dapat membangun ide dan gagasan yang baru. Jelas ini strata tertinggi dalam penjabaran Revised Blooms Taxonomy. Tingkatan berpikir tingkat tingginya bisa dilihat dalam ilustrasi berikut yang saya ambil dari pinterest: Daaan.. seorang ibu profesional diharapkan dapat mendorong anaknya berpikir kreatif dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan dengan level berpikir tinggi yang akhirnya merangsang anak untuk berpikir tinggi. PR saya membiasakan diri melakukan semua hal tersebut. Anywaaay... Sesungguhnya saya yakin fitrah anak lah mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang bagus dengan rasa keingintahuannya dan membuat orangtua kewalahan menjawabnya. Sayangnya kadang saya (kami) sebagai orangtualah yang memadamkan fitrahnya dengan menyepe...

Latihan Mengubah Paradigma

Sejak awal mikir judul yang harus saya taruh hari ini. Judul ini kok terdengar terlalu serius untuk kepribadian saya yang  easy-going  begini ya? Namun semakin dipikirkan, semakin merasa pas dengan judul yang ini. Latihan Mengubah Paradigma IYA BANGET! Tantangan mengenai kreativitas ini sungguh memberikan tamparan untuk saya. Saya selalu memandang diri sebagai orang yang kurang kreatif 😅, bisa dilihat dari tulisan-tulisan sebelumnya, soal menggambar bisa dibilang saya nol besar. Membuat inovasi produk pun demikian, nampaknya sejak jaman sekolah dulu saya kesulitan dengan itu. Namun, setelah tantangan ini, sepanjang prosesnya, saya berusaha keras mengubah paradigma saya selama ini mengenai ketidak-kreatifan saya. Seringkali masih harus berpikir keras mencari cara yang berbeda, mencari jalan yang diluar kebiasaan hingga saya dapat pula menerima hasil berbeda, dan lebih baik, dari sebelumnya. Terjadi banyak  trial-and-error , banyak kesalahan dan tan...

Clodi si Adik

Sudah masuk musim hujan, artinya clodinya si adik makin lama keringnya saat dijemur. Seperti hari ini, ketika saya selesai memandikan si adik dan siap memakaikan bajunya, ehhh ternyata clodi di laci kosong semua Ah, langsung saya cari ke meja setrikaan. Yang bagian covernya sih sudah pada kering, yg jd masalah penyerap/insertnya ini looh msh susah kering. Dirumah juga ndak ada spare pospak. Duhh putar otak deh saya.  Akhirnya saya ke lemari baju adik dan menemukan 2 lembar handuk kecil dari jaman Faiq dulu. Saya isikan cover clodi adik dengan handuk itu sebagai penyerapnya. Alhamdulillah lumayan juga performanya hehehe #Tantangan10Hari #Hari10 #Level9 #KuliahBunsayIIP #ThinkCreative

Tulang Ceker

Menu hari itu adalah sup ceker sayuran dan balado telur. Sup ceker ini salah satu makanan favoritnya Faiq, jadi sudah hampir pasti dia akan ludes menghabiskannya. Sore itu ia sibuk makan nasi dengan sup, sembari menggerogoti ceker ayamnya. Saya lihat dia taruh tulang ceker begitu saja di lantai. Ingin marah rasanya mengingat semut yang akan tertarik ke tulang tersebut, belum lagi lengketnya. Untung saya teringat materi kreatif kami agar kami belajar mengklarifikasi dan bukan lagi berasumsi. Saya tanya kakak "Kak, mengapa kamu taruh tulang ceker di lantai, kak? Kan bisa dialasi sesuatu atau tah ditaruh saja di pinggir piring" "Ih bunda, aku kan mau ngasih makan semut kecil warna merah yang suka datang keaini. Kasiaan mereka nggak ada yg ngasih mkaaan" Astaghfirullaah saya malah ga kepikiran kesana. Astaghfirullah untung saya ga termakan asumsi sendiri.. #Tantangan10Hari #Hari9 #Level9 #KuliahBunsayIIP #ThinkCreative

Mengganti air Ikan

Pagi itu, kakak nggak pergi kemana-mana, dia tumben sekali berada di rumah saja. Sementara saya sibuk mengurus pekerjaan rumah, kakak mengekor saya kemanapun saya pergi. Haduuuh rasanya ribet ya kalau hal.seperti ini terjadi. Saya harus cari cara untuk menyibukkan nya. Pandangan saya tak sengaja jatuh pada stoples berisi ikan peliharaan faiq. Aha!! "Kak, sudah beeapa lamakah sejak kamu terakhir mengganti air ikan?" "Kemarin, bunda" "Ah, kayaknya lebih deh kaaak?" "Eh iya udah lama" "Ya sudah, bunda minta tolong yaaa" Lalu dia sibuk sendiri mengganti air ikan di wastafel. Alhamdulillah, lumayan.. tugas pagi saya bisa berjalan lancaaaar #Tantangan10Hari #Hari8 #Level9 #KuliahBunsayIIP #ThinkCreative

Bungkus Paket

Sore itu kembali hujan. Faiq jadi termenung sendiri di rumah (Uti). Saya, yang sedang sibuk dengan urusan olshop, jadi kasihan melihatnya sendiri di jadwal main sama temannya. Tapi saya sedang repot juga bungkus paket, dan sedang dikejar waktu pick up ekpedisi, tak mungkin saya tinggal sebentar untuk main dengan Faiq. Ah, akhirnya saya ajak saja Faiq bungkus paket. Tugas faiq merekatkan kertas alamat pengiriman dengan selotip besar. Dan membantu merapikan kembali peralatan kami. Aihhh walau kadang menyon sana sini, saya cukup puas melihatnya senang ean sibuk begini hahahah Problem.solved #Tantangan10Hari #Hari7 #Level9 #KuliahBunsayIIP #ThinkCreative

Tak Mau Makan

Hari itu kakak rupanya sedang gejala flu. Hidung mampet, nafsu makan juga berkurang. Saya sengaja memasakkan sup makaroni kesukaannya agar makannya lahap Ternyata di jam makan siang, kakak malahan menolak makan makaroninya (tumben) Peninglah saya saat begini, padahal kakak butuh makan yang baik. Akhirnya saya tanya, kakak mau makan apa? (Biasanya dia jawab telur ceplok) Lalu dia jawab, "Aku mau pizza" Whe lha, luar biasa ini jawabannya. Moso iyo harus beli pizza? Kayaknya beelebihan banget. Lalu saya ingat punya roti tawar sejak kemarin. Saya lihat kulkas, msh ada simpanan sosis, bakso dan mozzarella OKELAH, mari buat pizza! Lalu dengan bantuan Faiq, mulailah saya mengiris bombay, sementara faiq mengiris sosis. Saya menggoreng sosis dan mnumis bombay, sementara faiq mengoleskan sandwich spread dan saus tomat pada roti tawar. Lalu tugas saya menaburkan bombay, soss, dan mozzarella pada rotinya Selanjutnya panggang dengan happycall di rumah. VOILAAA Piz...

Cookery Time

Image
Pagi ini hanya ada kami bertiga di rumah, sebab Uti sedang jadwal fisioterapi. Pagi tadi saya sempatkan mengunjungi tukang buah langganan untuk membeli stok rumah. Terbelilah melon, buah naga merah, apel dan jeruk. Maksudnya untuk sarapan esok pagi. Eh lho ternyata sore harinya, Faiq, yang rupanya kebosanan karena  hujan tak kunjung reda, minta kegiatan lagi bersama bunda. Jiaaah gelaagapan deh saya dibuatnya. Lalu ingatlah saya pada buah yang dibeli pagi tadi. Akhirnya saya bilang, "Hari ini kita cookery ya kak, memasak, membuat sate buah" Kakak antusias sekali mendengarnya. Mulailah kami berkegiatan. Kakak bertugas mencuci buah nya, yang lalu saya potong, dan selanjutnya tugasnya lagi untuk membuat satenya. Sate Buah Buatan Faiq Kakak sangat bersemangat sekali. Dia akan menghadiahkan satenya untuk papap, katanya. Alhamdulillah bunda selamaaat dari kegagapan kegiatan wkwk #Tantangan10Hari #Hari5 #Level9 #KuliahBunsayIIP #ThinkCreative

Kakak's timee..

Hari ini waktunya uti taklim lagi, artinya saya dirumah bersama si dynamic duo tercinta. Ketika kakak pulang dari bermain dengan teman sebelah rumah, masih ada waktu sebelum waktu makan siang tiba. Dan kakak masih ingin melanjutkan "kegiatan" bersama saya. Kegiatan adalah istilah yang kami gunakan untuk bermain edukatif. Dahulu, saat rumah belum direnovasi, saya biasa menyiapkan 3-4 kegiatan untuk ia lakukan perharinya. 2 kegiatan pagi, dan 2 kegiatan siang. Rupanya kali ini kakak menagih kegiatan bersama saya. Sedang selama renov ini, semua benda sumber kegiatan kami disimpan di gudang suatu rumah petak. Pening lah saya harus bagaimanaaaa 😅 Akhirnya saya siapkan sebuah kertas dan pensil. Dengan pensil itu saya buat kegiatan dot-to-dot pengenalan alfabet A-E dan angka 1-10. Kebetulan sambil melatih kekuatan tangan faiq dalam menulis. Alhamdulillaaah anaknya happy berat! Masalah saya terpecahkan (kali ini) #Tantangan10Hari #Hari4 #Level9 #KuliahBunsayIIP #...

Us Time dengan Si Kakak

Sepulang menjemput kakak sekolah, saya baru sadar ada paket yang seharusnya saya kirim kemarin 😫 tapi saya terlupa. Aduh mana jam segitu jamnya mengurus adik-kakak ya. Saya akhirnya sibuk membungkus paket sementara adik tertidur kekenyangan setelah disusui. Setelah paket selesai dibungkus, tantangannya ada di pengirimannya. Kalau di rumah VBI, saya tinggal santai dirumah, sebab setiap sore semua paket bunda di pick up oleh berbagai agen ekspedisi. Selama tinggal sementara di Uti, saya harus bolbal kirim paket sendiri ke agen dekat rumah Uti. Di sisi lain, Faiq sangat ingin bermain dengan saya (memang jadwal bermainnya saat adiknya tidur), jadi saya kasihan kalau "us time" kami terlewat akibat kesibukan saya. Akhirnya setelah kakak makan siang yang dipercepat (pukul 11 kurang sudah makan ekekek), saya menawarkan kakak untuk ikut saya ke agen ekspedisi utk mengirim paket, sembari berjalan-jalan. Untunglah kakak setuju ikut. Fiuh, kami tetap bisa "us time" d...

Bertangan Banyak

Hari itu jadwalnya Uti dan Ceu Mis (ART) mengaji. Ceu Mis sendiri baru akan datang pukul 10nanti. Itu artinya, bunda harus berakrobat sendiri di rumah sampai paling tidak pukul 10 pagi. Untunglah seluruh masakan sudah selesai sejak subuh hari. Lalu bunda sibuk cuci popok adik, lanjut cuci pakaian rumah. Ketika kakak bangun, kesibukan persiapan sekolah kakak pun dimulai. Untunglah adik bageur pisan setelah subuh tadi dia tidur lagi jadi bunda fokus ke persiapan kakak. Kakak berangkat bersama papap, bunda bisa sedikit santai dan sarapan, sembari jawab pertanyaan pembeli popok kain. Lalu mulai sibuk memandikan adik dan menyusui lagi. Pukul 9.45, bunda dan adik menjemput kakak sekolah. Untunglah ceu Mis sudah datang saat bunda pulang. Sementara ceu mis sibuk menjemur, sapu-pel dan menyetrika, bunda bermain bersama kakak dan adik. Tak lama, ceu mis pun pulang. Akrobat dinulai lagi 😂 sebab itu waktunya kakak makan siang, dan jamnya adik menyusui juga. Bunda harus sigap putar o...

Tragedi Cukur Rambut

Rambut kakak Faiq sudah menggondrong lagi. Huuft.. artinya episode drama cukur rambut harus kami lalui kembali. Tentu bukan baru sekali-dua kali Faiq dicukur rambutnya. Dia pun tahu tidak ada yang menyakitkan dari proses itu. Namun entah mengapa selalu harus ada adu argumen diantara kami sebelum akhirnya rambutnya selesai dicukur dengan rapi. Seperti kali ini, saya sudah meworo-woro bahwa akhir pekan ini jadwalnya dia cukur rambut. Kali ini bukan hanya dia, adiknya pun akan kembali dibotaki, sebab rambutnya masih belum tumbuh teratur 😂😂. Jadi saya bilang, adik juga akan dicukur, jd Faiq ada temannya deh. Dia sudah bilang, "Nggak mau ah, aku nggak mau dicukur." Ckckckc, disinilah kreativitas seorang bunda diasah.  Kemudian saya timpali, "Kakak tidak merasa gatal kah saat berkeringat?" "Gatel siih.." "Itu tandanya sudah waktunya kakak bercukur, sayang" "Iya deee..hh, tapi tapi dicukur itu menggelikan sekali"...

Terbebas Dari Pemasungan Kreativitas: Sebuah Pengalaman Belajar Kreativitas di IIP

Image
Kreatif selalu menjadi semacam momok yang cukup menakutkan bagi saya. Makna kreatif di benak saya adalah mereka yang mampu membuat suatu produk dan karya seni yang inovatif. Saya, yang dominan otak kiri, selalu merasa jauh dari kreativitas. Saya tak seberapa mampu membuat lukisan ataupun karya seni lainnya. Contoh gambar saya untuk kegiatan Faiq. Burung atau bebek? 😅😅 Suami saya pun demikian, ia pun merasa tidak seberapa kreatif. KAMI berdua merasa kami bukan orang yang kreatif. DAMPAKNYA? Ada kesulitan yang kami alami saat mengenalkan seni kepada anak kami. ITU SAJA? Dan setelah belajar kreativitas di IIP ini, barulah saya tersadar akan hal mengerikan lain yang mungkin sudah kami lakukan: PEMASUNGAN KREATIVITAS Duh, bahkan menuliskannya pun hati saya berdebar kencang, teringat "dosa" kami selama ini kepada si sulung. Pengalaman mempelajari kreativitas di IIP ini pun berbeda dari pengajaran sebelumnya. Biasanya materi Bunsay berupa semacam artikel yang...