Posts

Showing posts from 2020

Berkisah Bersama Anak

 Rasanya harus kuluangkan waktuku untuk kembali merutinkan berkisah.  Sepertinya tak ada anak yang tidak suka dikisahkan oleh orangtua nya. Begitu pula kedua anakku. Mereka sangat antusias kapanpun aku mendongeng dan berkisah.  Apa itu kisah? Mbak Roza dari IP Pekanbaru menginformasikan bahwa kisah artinya berita yang diriwayatkan dan diceritakan kembali. Berita, artinya sesuatu yang nyata terjadi, bukan fiktif.  Kapan kita berkisah untuk anak?  Selain sesuatu yang memang dirutinkan, berkisah bisa kita lakukan saat kita ingin menasehati anak tentang sesuatu. Nasehat tersebut bisa jadi akan lebih mengena pada anak, karena bukan fiktif. Kisah yang diceritakan tentu pernah terjadi di masa lalu.  Manfaat kisah antara lain: 1. Mudah dikenang.  Harapannya jika kisah-kisah ini melekat dalam ingatannya, maka kelak kemanapun dia melangkah, kisah-kisah tersebut juga bisa menjadi salah satu penunjuk arah dalam berbuat.  2. Sebagai motivator yang mudah dan mu...

Wahana Banana Boat (Transcity Cemerlang)

 Peran yang sedang saya mainkan saat ini selain sebagai istri dan ibu, adalah guru privat, penjual popok kain, serta manajer media komunikasi di Sekretariat Regional IP Bogor.  Saya jujur merasa agak overwhelming dengan peran-peran tersebut, dan akhirnya harus melepas salah satu diantaranya.  Saya selalu memastikan apapun yang saya katakan ataupun tuliskan di dalam wag komunitas, selalu berada dalam koridor COC dan adab berkomunitas.  Jika ada teman yang tidak memegang prinsip dan adab komunitas, saya biasanya terlebih dahulu mengingatkan via japri, mungkin saja dia khilaf. Namun jika ittu terjadi kembali, saya akan meneruskan informasi tsb ke leader yang berkepentingan utk ditindaklanjuti. 

Wahana Perhahu Kano (Remedial)

 Saya baru dapat mengerjakan tantangan ini hari ini. Sungguh hampir 1 bulan kemarin merupakan tantangan dalam kehidupan nyata saya. Selama 3 pekan anak-anak bergantian sakit. Si bungsu bahkan harus dirawat beberapa hari dikarenakan dehidrasi sedang. Entah virus apa yang menjangkit saat itu. Alhamdulillahnya bs dirawat karena lolos tes serologi yg menyatakan tidak ada reaksi covid 19. Anyway, saya selanjutnya akan memasuki kepas BunProd atau Bunda Produktif. Tujuan saya tentu menjadi seorang ibu yang dapat produktif baik di dunia nyata maupun di dunia maya, di bidang yang saya minati.  Twntu saya berharap sekali program twrsebut dapat membantu saya produktif di passion saya. Jikalau di tengah jalan ternyata yang saya rasakan berbeda, saya tetap akan menjalaninya hingga selesai. Hal ini karena saya yakin akan selalu ada kebaikan yang didapat dr majelis ilmu, mungkin disitu belum saya temukan yang sesuai  namun saya yakin ada hal-hal yang memperkaya khazanah keilmuan saya da...

Cantiknya kupu-kupuku : Jurnal ke-7

Image
Aihhhh sudah jurnal ke 7 yaaa Ini bagian yang mellow untuk saya.. Kupu2 versi saya, warnanya campur aduk. Menandakan berwarna-warninya hidup saya selama 7 pekan ke belakang. Namun semua warnanya bercampur dengan indah. Sesuai dengan perasaanku.. Terimakasih mentor dan menteeku Terimakasih #terimakasihmentor #terimakasihmentee

Photo Diary: Jurnal Ke-6

Image
Tujuanku pekan ini adalah tetap konsisten mempraktikkan tapping 5 menit sebelum tidur. Kupikir akan mudah mencapainya berhubung kelihatannya demikian. Ternyataaaaa susyahnyaaa ya ampun. Rumah ramai oleh tukang, akupun sempat sakit. Eh sudah begitupun, salah pula tapping yang kujalani. Untung saja sempat kutanya pada mentorku, mbak Afa. Beliau koreksi beberapa kekeliruanku dalam melakukan tapping. Well well, terimakasih mentorkuuu

My False Celebration: Jurnal ke-5

Pekan lalu, urusan keluarga yang menyita pikiran. Pekan ini? Ada hal lain yang menguras tenaga dan pikiran. Seharusnya, tugas saya pekan ini adalah konsisten mempraktekan tapping technique setiap sebelum tidur. Lalu? Boom!! Bom itu jatuh juga dalam kehidupan saya. Tiba-tiba di tengah riuhnya persiapan wisuda terbatas kak Faiq, renovasi sebagian rumah, dekorasi kamar baru kakak Faiq di lantai atas, muncullah berita menghilangnya salah sutu gurunya kakak, Ms. Mawar Seisi sekolah menjadi bagian dr tim pencari. Kepala sekolah, guru dan bahkan kami sebagai orangtua murid. Kejadian ini begitu mengagetkan dan menyedihkan. Sampai-sampai saya kesulitan mengatur istirahat yang berkualitas. Parahnya lagi, saya baru berhasil sehari mekakukan Eft, selebihnya saya tak lakukan krn pikiran berkecamuk. Saya tidur sangaaat cepat, namun bangun dalam perasaan lelah. Walhasil, tujuan pencapaian saya pekan ino tidak dapat diraih hiks. Seharusnya saya sudah mulai terbiasa dengan tapping tec...

This is my check point: Jurnal Ke-4

Pekan ini sungguh menguras fisik maupun mental. Ada beberapa urusan keluarga yang sungguh menyita tenaga dan pikiran. Namun begitu, heyyy tetap berjalan kan ya hidup ini? Begitupun tugas saya sebagai mentee dan mentor, teruus berjalan. Dari ketiga mentee saya, baru 2 yg mengirim plan. Ada 1 yg sepertinya sedang sibuk dengan kehamilan dan pekerjaannya, namun td kami sudah berbicara dan saya juga menanyakan bagaimana kesungguhannya dan apa tantangan yang dia hadapi. 2 mentee lainnya berjalan lancar, saya masih menunggu sharing dr mereka mengenai hal yg sudah mereka praktikkan, yg nantinya akan kami evaluasi bersama. Adapun sebagai mentor, tugas saya sepekan kedepan adalah mempraktikkan tapping technique setiap malam sebelum tdiur dan menginfokan progressnya ke mentor saya.

Apa rencanaku? : Jurnal Ke-3

Image
Haaaiiiii.. Long time no see yaaah.. 😍 Akhirnya setelah libur lebaran, sampai juga ke jurnal selanjutnya.. Sejujurnya, saya agak riweuh sejak pekan lalu karena saya kebagian tugas jaga ipar saya yang dirawat di RS. Belum lagi urusan perpisahannya kakak yang semua persiapannya dilakukan dari rumah saja.. Duh duuuh hectic niaaan! Anywaaaay ini prioritas dan rencana saya dalam bunda cekatan: Prioritas teratas saya adalah Tazkiyatun Nafs, diikuti Manajemen Emosi. Namun untuk program mentoring ini saya fokuskan ke manajemen emosi, karena tazkiyatun nafs ini saya masih coba capai melalui peningkatan ibadah pribadi. Saat ini saya masih dalam pengenalan emosi. Maksudnya saya harus bisa mengidentifikasi perasaan yang muncul dalam berbagai situasi. Ini (menurut mentor saya) merupakan langkah pertama dalam menapaki kesuksesan mengatur emosi. Selanjutnya saya sambil belajar mempraktikkan tapping technique untuk mentransformasi emosi negatif menjadi sesuatu yang lebih positif...

Di Titik Mana Aku Berada? : Jurnal Kedua

Pekan ini sungguh menarik. Setelah menyimak obrolan bersama Ibu Septi di awal pekan itu, hatiku seperti berdebar. Bagaimana tidak? Kami diminta untuk melakukan video call dengan mentor serta mentee masing-masing. Di satu sisi, semangat membuncah dalam dadaku. Hingga di selasa siang pukul 12 teng, kuhubungi mbak Afa, sang mentor tersayang. Eh lhadalaaahh, video call ku direject! Waduuhh, ada apa ini? Tak lama, muncul chat dari beliau. Katanya aku diminta menunggu karena mbak Afa mau siap-siap dulu 😆 Fiuhh, sepertinya aku terlalu semangat yaaa 😅 Aku sudah sempat berpikir untuk hanya bertelepon 5 menit saja, karena khawatir canggung. TAHU-TAHUUU? Malah telpon ga kelar-kelar 😆 Mbak Afa bertanya, apa yang sudah kulakukan dalam self healing ini? Kuceritakan soal aku yang suka berdialog dengan diri sendiri dan menelaah masalah. Kuceritakan pula soal meditasi rutinku. Dari situ, mbak Afa bilang aku sudah di tahap mengenal emosi ku. Aku tau kapan semburan marah akan muncu...

Aku si Kupu-Kupu Muda: Jurnal Pertama

Image
Sebagai seorang(?) / seekor (?) kupu-kupu muda, aku masih belajar terbang. Belajar beradaptasi dengan dunia baru yang kutemui. Aduhai bermacam ragam, ada yang indah dilihat maupun yang membuat hatiku berdebar. Pekan pertama ini, aku belajar menjadi pembelajar dari segala arah: belajar sebagai mentor dan belajar menjadi mentee Sebagai mentee, kusudah tahu, mentor bidang apa yang akan kukejar. Kuyakin kalian juga tahu, sebab toh aku hanya meneruskan tantangan dan puasa 30 hari-ku sebelumnya. Yaaaak betul! Aku mencari mentor dalam self healing dan manajemen emosi. Alhamdulillaj gayung lekas bersambut, ada mbak Afacecha dari Yogyakarta yang bersedia menjadi mentorku. Mbak Afa bertanya motivasiku memilih ini, dan tak ragu keberitahukan alasanku. NAH, sekarang aku harus jadi mentor kan? Sempat aku bingung, dalam hal apa aku layak menjadi mentor? Aku sungguh tidak berpengalaman dalam berbagai hal. Aku lalu berdialog dengan diriku. Kuingat-ingat hal apa yang membuatku berbinar? ...

Jurnal 4: I think I'm doing okayyy

Image
Ini jurnal 4 terasa cepat sekaleeee.. Puasanya hanya 4 hari saja hiks, padahal di 4 hari ini, badge saya membuat hati tersenyuuum.. Finally, at the last part of this journey, kotak badge ku terlihat cukup cerah tanpa warna merah.. Saat puasa kemarin, saya sambil jg mengikuti kulwhap dengan ibu Yeti tentang tema secure attachment. Dan merasa sangat tertampar (kembali) betapa emosi kita bisa mencederai anak dan mengurangi secure attachment mereka. Ini membuat saya semakin yakin dan bersemangat untuk terus melanjutkan puasa saya. I HAVE TO be a better mom, a better wife, a better person. Rasa ingin menangis mengingat usainya puasa ini.  Betapa perjalanan kemarin bermakna, menantang saya untuk lebih dan lebih sabar lagi. Let's be a better person!

Tantanfan 30 Hari: Hari ke-30

Image
WIHIIIIIWW udah 30 hari aja loooohhhhhh!! Nggak terasa bangettt Di tantangan ini selama 30 hari ke belakang saya melakukan foodprep pekanan dan bereksperimen memasak makanan yang disukai seluruh keluarga dan meminimalisir jajan di vendor luar.. Berat di awal, malesss nyiapin sayur ikan ayam selama seminggu hiks Tapiii ternyata bs dilewatiii Oh ya, Hari ini saya masak gurame goreng dan bening wortel bayam jagung LUDESSSSSSS terutama oleh si kakak yg senang gurame Alhamdulillah

Tantangan 30 Hari: Hari ke 29

Image
Widiiiiw udah hari ke-29 ajaaaa! Hari ini masakan saya beef yakiniku ala hokben dan sayur bening bayam jagung Aliisya ngefans banget sama sayurnya, sementara kakak super suka yakiniku Papap? Ahhh semua juga dihabeg dia maaaahjh Excellent atulaaaah

Tantangan 30 Hari: Hari ke 28

Image
monday morniiingggg! Menu hari ini bikin ngilerrrrr! Aku masak ayam kalasan, tongkol balado dan sayur aseem Sempet kecelakaan dikit, bumbu sayur asem kukira bumbu kalasan, taunya pas ditumis kok bau terasi bahahahha langsung cemplung ke air yg sedang didihkan di panci, jd lebih enak euy sayur asemnya Respon keluarga gmn? Waduuuh mereka hepiiiiii! Apalagi si kakak kan pecinta ayam yaa Badge excellent!

Tantangan 30 Hari: Hari 27

Image
Cepet banget sihhhh sepekan itu bergulir? Terasa kah? Menu kami hari ini hanya sup bakso sosis hihihu mamak magerr pisaaan Tapi ya dimakan lah, alhamdulillaaaah walau masih nyisa dikit, hiksss badge nya very good yaa

Tantangan 30 Hari: Hari ke 26

Image
Hari ini, kami sudah berjanji pada Faiq untuk oembali mengadakan bagi-bagi makan siang untuk mereka yang membutuhkan. Jadi kami sudah memesan beberapa nasi bungkus dan minumnya untuknkami bagikan di sekitar jalan raya. Anak-anak boleh ikut denfan catatan tidak boleh lepas masker sepanjang perjalanan, sampai rumah wajib mandi juga.. Karena kegiatan itu, saya hanya memasak yg mudah. Makan pagi kami mie goreng sayuran, sosis, bakso dan telur. Makan siang dan malamnya spaghetti ala. Bolognaise LUDESSSS maasya Allah. Mungkin mereka capek juga diajak2 keliling2 (walau hanya duduk dalam mobil) Excellent dong ahhh

Tantangan 30 Hari: Hari ke-25

Image
Jumat kesekian di masa pandemi covid. Sungguh merindukan ramainya jalanan depan rumah saat jamaah sholat Jumat di mesjid blok GG melewati rumah kami. Kami berempat sholat dzuhur berjamaah di rumah deh jadinya.. Hari ini menu saya soto daging lobak dan perkedel kornet. Aliisya senang sekali makan perkedel kornet, lahap sekali makannya. Kakak makan tapi nggak terlalu heboh seperti adiknya huhuhu Hari ini kami serumah makan siomay ikan tenggiri yg enyaak pisan, homemadeee by teman saya hahahha Badge nya very good yeahh .

Jurnal Pekan 3: Naik Turun

Image
 Seiring lamanya wabah covid ini, tantangan menahan emosi semakin berat. Jika pekan lalu, tantangannya pada anak bungsu saya yang toilet training, makan pekan ini berbeda sekali. Saya pikir perjalanannya akan lebih mulus, mengingat si bungsu sudah cukup sukses toilet training, eh ternyataaaaa Tantangan kali ini malah dari si sulung yang agak tersendat di bacaan tilawatinya. Memang sih, untuk anak usia TK, tilawati 3 sudah cukup hebat, maasya Allah. Tapi ya jadinya semakin sulit kan, dan si kakak seperti susah memfokuskan diri Dan disaat mengajar tilawati itulah sepertinya tantangan saya untuk menahan emosi sedang diuji. Walhasil gagal di 2 momen hikssss maafkan aku ya Allah i will get better, ipromise

Tantangan 30 Hari: Hari ke-24

Image
Hari inimasak rendang ayam dan sayur bening bayam labuuu Camilannya? Koko krunch sama susu ajaaaa bahahahha Si sulung yg penyuka ayam itu, sekali sesi makan dia makan 3 potong ayam loh hahahahah alhamdulillah laku masakan saya yaaaah

Tantangan 30 Hari: Hari ke-23

Image
Ish hari ini sesuatu loh Menunya sih sederhana sekali ya, hanya tumis tempe cabe hijau dan sop kimlo jamur, wortel, soun dan bakso. Camilannya donat. Anak2 doyan bangeeet donatnyaa ahahahahhaha excellent dong ahhhh Padahal bentuknya enggak banget n jujur ini percobaan pertama ngedonat. Alhamdulillah mereka sukaaaa

Tantangan 30 Hari: Hari ke-22

Image
Yuhuuu menu hari ini guriih pisaan! Soto betawi kuah santan susu dengan tempe goreng tepung nihh hahahahaah asik kan kan Ludes ini mah jangan ditanya, secara dagingnya empuuuk pisan karena direbus dari subuh Excellent lahhhh

Tantangan 30 Hari: Hari ke-21

Image
Huwaaaa sudah hari senin lagi, gaesss! Hari ini saya memasak ayam goreng rempah dan sayur sop makaroni sosis. Ini mah menu jaminan habis sih hahahahaha kesukaan semua orang. Camilan hari ini ada bala-bala alias bakwan sayur. Kami kan keluarga penyuka gorengan ya, jelas ludesss Excellent yeshh

Tantangan 30 Hari: Hari ke-20

Image
Hari ini saya hanya masak yang super simpel. Lele goreng dan sayur lodeh hihihi Camilannya untuk hari ini ada siomay tenggiri.. Saya sendiri nggak makan Lele, jadi saya makan telur dadar sajaaa Untung anak saya hobi banget sama lele, sekali sesi makan, minimal 2 lele deh hahhahaha Larisss maniiiiisss tanjung kimpul

Tantangan 30 Hari: Hari ke-19

Image
Hari ini saya ndak masak sama sekaliiii Jadi ceritanya, seharusnya hari ini adalah tasyakuran 4 bulan kehamilan adik saya. Namun ternyata si pandemi ini hadirlah ke muka bumi. Adik saya pun di Jakarta dan ndak bisa kemana-mana karena kebijakan PSBB baru diresmikan. Sedangkan kami sudah keburu pesan nasi kotak dan kue-kue. Mau di cancel pun kako nggak tega sama kateringnya. Kami yakin omset mereka menurun jauh dengan adanya pandemi ini. Akhirnya kami tetap memesannya, namun nasinya akan saya bagi-bagikan di jalan bagi yg membutuhkan. Jadilah karena ketiban rejeki nasi kotak dkk, saya ndak perlu masak hari itu hahahha Sejak jam 10 saya dan suami berkeliling Bogor untuk membagikan nasi dll. Pulang ke rumah, kami makan jatah naskot kami. Alhamdulillah nikmaaaattt setelah berpanas-panas. Malamnya kami masih makan sisa lauk siang tadi hahahhaha Camilan? Dari snack box jugaaaa Masya Allah rejeki hari iniiii Jadilah saya dapat badge meraaah ahahahhaha

Tantangan 30 Hari: Hari ke-18

Image
Hari ini saya entah mengapa merasa mager atau malas gerak. Jadi masakan hari ini tuh super simpel banget! Masakannya hanya mie goreng phokcoy sosis telur dengan tumis telur tomat ala cina yang resepnya saya temukan di CookPad, aplikasi andalan saya Loh gak taunya mereka suka loh sama si tumisan itu. Kalau mie goreng mah jangan tanyaaaaaaaa Camilannya hari ini roti isi selai coklat kacang sajaaa Excellent yesh

Tantangan 30 Hari: Hari ke-17

Image
Masakan hari ini seharusnya asem-asem daging buncis dan tempe goreng tepung. Namun dengan cerdasnya saya baru ingat semua buncis sudah saya masak 2 hari yang laluuu 🤣🤣 Alhamdulillahnya masih ada wortel 1 wadah. Akhirnya masaklah asem-asem wortel daging bahahhahaaha Bagaimana hasilnya? Tak terduga sih, tp tetep ludes loh bahahahhahahaha Badge nya excellent

Tantangan 30 Hari: Hari ke-16

Image
Rabu selalu jadi hari yang super melelahkan untuk saya selama pandemi ini. Di hari rabu inilah Faiq ada sesi zoom les bahasa Inggris, belum lagi sesi calistung, hapalan serta tilawati. Fiuuuhh.. Hari ini saya memasak ayam opor kuning dan tumis phokcoy tahu. Camilannya martabak telur rumahan. Tersisa opor ayamnya di malam hari, namun saya tak khawatir karena bisa untuk jadi ayam goreng sarapan esok pagi. Badge yang saya dapat hari ini, satisfactory krn ga habis juga kan tadii hahahahha

Tantangan 30 Hari: Hari ke-15

Image
Ini hari ke-15 tantangan 30 hari saya dalam menjemput sukses menyiapkan hidangan utama dan camilan yang sehat dan disukai seluruh anggota keluarga. Seiring hari semakin berat ya memutar otak cari jenis camilan yang cocok dan disukai anggota keluarga 😂 Hari ini masakan saya gulai ala padang isi telur, buncis dan tahu. Camilannya sendiri adalah bolu jadul yang resepnya saya dapat dari cookpad. Hasilnya, anak-anak makan dengan lahap. Sayangnya bolu jadulnya belum habis semuanya, mungkin karena mengenyangkan juga yaa.. Oleh karena itu hari ini saya dapat badge satisfactory sajaaaa..

Jurnal Minggu 2: Bisakah Aku Menahan Emosi?

Image
Ini pekan ke-2 saya berpuasa dari meluapkan emosi yang kurang baik ke sekitar saya. Pekan lalu sungguh berat dan saya merasa harus meremedialkan diri pekan ini. Dan alhamdulillah sudah ada peningkatan di pekan ini. Sumber stres saya mulai diurai. Ternyata berawal dari kelelahan, juga dari belum suksesnya Toilet Training si neng. Jadi saya mulai mencari solusi agar sumber stres saya hilang. Untuk Toilet Training adek, suami memberi ide untuk memakaikan hanya celana biasa saja (bukan training pantsnya yang agak sulit dibuka). Jadi, entah bagaimana si adek kok nggak pernah mau bilang mau pipis atau pup, padahal bicaranya sudah bawel dan lancar pisan hiks. Nah begitu kami coba dengan celana biasa, ealaaah alhamdulillah, tiap mau pipis dia langsung ngacir sendiri ke toiletnya. Dan saat mau pup dia pasti bilang, krn minta ke toilet n dibasuh. Ya Allah saya jadi terharu bangeettt, karena jujur beberala bulan ini stres banget mikirim si adek yang tak jual lolos TT. Padahal pas kaka...

Tantangan 30 Hari: Hari-14

Image
Hari senin pagi, kami sarapan sup iga dari hari yang sebelumnya heuheu Nah masakan hari ini apaaa? Saya masak bawal bumbu balado dan sayur asem betawi Camilannya cukup siomay kukus sajaaa Hari ini, bawal baladonya nasih bersisaaa hiks sedihnyaa.. Yang kurang suka bawal itu ternyata si neng. Adapun kakaknya mah lahap aja sih makannya. Jadilah jatahnya si neng nyisa hikssss

Tantangan 30 Hari: Hari ke-13

Image
Hari ini saya memasak Sup Iga dan Tahu Goreng saja. Camilannya hanya buat alpukat kocok. Kami semua lahaaap memakannha sih, tapiii saya tetap dapat badge very good karena sorenya entah bagaimana kami kangen masakan luar. Jadi kami order ayam goreng krispi untuk anak-anak, dan kami sendiri pesan Kebab Minang yang lagi hits itu. Jadi akhirnya sup nya masih sisa deh untuk dimakan esok paginyaa.. Gapapa yaaa, sekali-kali butuh rekreasi juga kan lidahnyaaa

Tantangan 30 Hari: Hari ke-12

Image
Woohooo, weekend nihhh.. Oiya, hari ini saya perdana kajian online dengan teman-teman pengajian saya. Via google duo loh, asyik juga ternyata. Saya sudah wanti-wanti sama papap dan anak-anak kalau pukul 10 pagi biarkan saya mengunci diri di kamar untuk kajian selama 1 jam ke depan. Oleh karena ituuu, saya sudah sejak pagi buta mempersiapkan segalanya. Oiya, masakan saya hari ini adalah tema Padang ala-ala, hahahahha. Menunya telur dadar ala padang dan gulai kacang merah, krecek tahu. + kerupuk tentunya. Hanya sajaaa hari ini saya mager deh untuk bikin camilan. Efek weekend apa gimana yaaa hiksss Bagaimana animonya? Alhamdulillah seperti biasa mereka makan lahaaaap! Untungnya masih layak dapat badge very good huhuhuh

Tantangan 30 Hari: Hari ke-11

Image
Yuuhuuuu almost weekend, folks! Ini yah, entah gimana bunda agak malas hari inih wkwkkw Jadi masakan saya terlalu sederhana: Ayam Goreng Rempah + Lalap daun kol dan Timun + Sambal Camilannya cukup kukus siomay sajoo Masakan ini sih sebenarnya cheating ya, karena saya tahu kalau saya bikin ini sudah pasti ludes sama seisi rumah, nggak mungkin nyisa hahahahah Dan memang benar ya, ludessss sampai ke potongan terakhir. Kakak Faiq makan malam sampai 2x dan ayamnya 4 bhok ckckckkc ya Allah alhamdulillah Saya layak dong yaaa dapat badge ini? Very Good, karena siomay nya tinggal kukus 😅😅

Tantangan 30 Hari: Hari ke-10

Image
Nahhh... Akhirnyaaaa 10 hari pertamaku nih 😍 Masakan saya hari ini adalah Pesmol Ikan Gurame  dengan Sayur Bening Bayam Jagung Daaaan.. Sebagaimana janji saya kemarin, hari ini saya akan membuat Eggless Choco Cake sebagai camilannya. Resep Pesmolnya saya ambil dari situs Cookpad milik mbak.Vonny. Berikut ini tautan resepnya yaaa https://cookpad.com/id/resep/7566615-gurami-pesmol-ikan-bumbu-kuning?token=XapDx5bqkHBQHZbh6G3G7ugu Bagaimana hasil masakannya? Alhamdulillah anak-anak senang semuaaaa.. Ayahnya juga. Ludesss semuaa Nah kalau Eggless Choco Cake nya saya buat dari resep teman saya, mbak Arie. Berikut ini tautannya ya: https://cookpad.com/id/resep/11895762-chocolate-cake-eggless-no-mixer?token=Fy1pdGAwXkHVB3pKfjcmcDV3 Dan ini foto hasil cake saya. Alhamdulillah tumben saya ingat untuk memfotonya Jadi, alhamdulillah sukses semuaaa.. Dan saya pantas untuk dapat badge excellent hari ini

Tantangan 30 Hari: Hari ke-9

Image
1 April! Ya Allah, bulan sudah berganti, Ramadhan makin mendekat, namun pandemi Covid-19 ini sepertinya belum ada tanda-tanda akan berakhir 😔 Dan itu artinya Tantangan 30 Hari saya memasak menu rumahan komplit yang bergizi dan disukai seluruh anggot keluarga, masih  berjalan! Yosh!! Hari ini masuk hari ke-9 ya.. Masakan saya hari ini adalah Tongseng Sapi dan Tempe Goreng Tepung Camilannya yaitu Eggles Choco Cake Agar daging sapinya empuk, saya sudah merebusnya sejak subuh hari. Bagian sengkel yang menjadi pilihan saya. Oiya, saya aliran old skool dalam memasak daging. Artinya, saya nggak pakai panci tekan atau semacamnya. Semua direbus dalam api kecil dan lama. Alasannya, saya takut pakai presto bahahhaha.. Panci presto saya sudah saya hibahkan ke ibu saya untuk beliau pakai. Adalagi metode 5 - 30 - 7 yang sempat populer itu. Saya pernah 2x mencoba, masih kurang sreg juga. Akhirnya tetap kembali ke metode oldskool. Anywaaayyyys, masakannya ludessss hari ini!! Aha...

Tantangan 30 Hari: Hari 8

Image
Yeaaay sampai juga ke hari ini ya, akhir bulan! Sesuai cerita saya sebelumnya, hari ini menu saya adalah nasi ayam KFC. Menu mudah biyangeeettttt hahahahahha Saya cukup siapkan geprekan bawang putih, wortel potong dadu dan rajangan jamur enoki. Setelah beras dicuci dan diberi air, cukup taruh 3 potong ayam KFC, wortel, geprekan dan kecap asin serta garam dan sedikit penyedap jamur tanpa diaduk. Masak deh nasinya, lalu, taraaaaa jadilah si nasi ayam KFC! Di suwir-suwir dulu ayamnya, tulangnya singkirkan, aduk deh nasinya. Tutup lagi hingga 10 menit lalu siap dimakan Rasanya endeus deh, macam nasi kebuli gitu. Kami makan ini hanya dengan tambahan kerupuk sajaa hahaha And you know what? Semua lahaaaaap makannya, mamak sampai terharuuu pisan. So, bisa dipastikan masakan mamak hari ini berhasillll! Oiya anak-anak cuma nyamil roti meses aja hari ini karena mamak belum belanja bahan untuk camilan-camilan hehehe

Tantangan 30 Hari: Hari 7

Image
Monday Madness! Hahahhaha nggak ding, mau madness gimana wong papap WFH, kakak SFH 😅 Ini hari senin dan tanggal-tanggal kritis nih. Alhamdulillah saya menerapkan foodprep jadi keseimbangan nutrisi tetap terjaga di hari-hari seperti ini hihihi Hari ini saya memasak menu semur telur tahu dan tumis brokoli wortel. Camilan cukup bikin puding sajooo.. Bagaimana animo anggota keluarga? Luar biasa lohhh, di jam makan siang pun tumisan sayurnya sudah habis. Adik juga terlihat sangat suka semur telur tahu nya loh. Bahagia pisaan melihatnya 😍 Nah setelah jam makan siang, tetiba ada info menarik di grup mamak-mamak, KFC ada promo terbatas sampai besok! 7pcs ayam dengan harga 70 ribu. Laluuu tiba-tiba mamak inget, hari sabtu besok itu mamak rencana masak Nasi Ayam KFC yang ngeheits ituuuuh! Nah akhirnya mamak memutuskan, demi promo ini, si menu sabtu saya tukar dengan menu selasa hahahhaa Harusnya, besok saya masak ayam goreng legit berempah. Tapi karena ada promo ini, kita tukar men...

Tantangan 30 Hari: Hari 6

Image
Hari ahad nih, cerah ceria di pago haru. Hari ini perdana saya mau mencoba perkenalkan bumbu balado ke duo bocah. Saya memulainya dengan memasukkan 3 cabe besar buang biji dan ditambah tomat. Jadi, menu saya hari ini adalah kembung bumbu balado dengan sayur oyong soun. Camilannya? Edisi akhir bulan bangeet, koko krunch ajalah sama buah yang ada 😂 Ealaah ga sangka anak-anak doyan bangeeet lho! Si kakak bahkan sekali makan, ngambil ikannya dua 😅😅 ludes desss alhamdulillah. Badge saya hari ini juga cukup baguslah jadinyaaa

Tantangan 30 Hari: Hari 5

Image
Yeaaay, weekend tiba! Karena ada hal penting yang harus saya kerjakan, maka masakan saya hari ini adalah masakan yang simpel: Spaghetti Bolognaise Tinggal potong potong bawang, tumis, masuk saus dan daging, beres! Saya pikir cukup dong ya sampai makan malam. Ternyata...? Sudah habis aja doong di jam makan siang 😂😂 Duo bocah dan ayahnya kompak nambah semua dengan porsi aduhai banyaknya, jadilah sausnya habis duluan. Spaghettinya sih masih ada sisa dikit. Akhirnya sore harinya anak-anak dan ayahnya makan ayam goreng tepung. Bunda bagaimana? Sisa spaghetti tadi bunda aduk ke sisa saus, bunda kocok telur untuk bikin pizza spaghetti hahahahah duh endeusss! Camilan hari ini bunda cukup bikin roti oleh selai coklat kacang sajooo dan potong buah pir. Kelar deh 😍 ludesss Hari ini jadi dapat badge very good saja, karena tetap jajan di luar juga tuh si ayam tepung hahahahah

Jurnal Puasa 1: Bisakah aku menahan emosi?

Image
Dengan segala keriuhan hadirnya pandemi COVID-19 ini, saya memutuskan untuk tetap waras menghadapi semuanya. Termasuk menghadapi duo bocah kelebihan energi yang tidak diperbolehkan pergi mazc in ke luar batasan pagar rumah. Energi luar biasa mereka, seringnya memicu emosi saya dalam keseharian. Entah karena saya, seorang ekstrovert, yang juga bosan karena tidak bisa pergi kemana-mana dalam masa karantina ini. Atau memang ada hal lain yang membuat saya menjadi mudah terpancing untuk meluapkan emosi secara spontan. Saya sadar sekali, hal ini dapat menghambat mimpi saya menjadi seorang "Amazing Angie". Oleh karena itu selama 7 hari kemarin saya bertekad puasa dari meluapkan emosi dengan cara yang kurang tepat pada anak-anak. Berikut ini hasilnya: Ada 2 momen dimana saya merasakan penyesalan teramat dalam karena telah meluapkan emosi secara tidak tepat pada anak saya. Yang pertama saat hari itu, anak bungsu saya yang sedang toilet training, mengalami kemunduran dala...

Tantangan 30 hari: Hari 4

Image
Hari ini, diawali dengan sinar matahari nan cerah yang menerangi rumah kami. Namun, menjelang siang, mendung menggantung lagi di langit. Aiih, mulai deh itu anak-anak merasa kelaparan kalau cuacanya gelap begini. Menu masakan saya hari ini simpel saja, namun semoga bisa menghangatkan perut dan hati suami dan anak-anak. Makanan utama yang saya masak hari ini hanya sup ceker dan tumis kacang panjang + tempe. Namun sedihnya, saya hari ini tidak jadi menyiapkan menu camilan yang sebenarnya sudah saya rencanakan, yaitu mini pizza mie. Hari ini saya merasa lemas dan sedikit kram perut karena tamu bulanan yang hadir agak terlambat dari biasanya hiks. Jadilah saya memutuskan tidak jadi membuat cemilannya, dan hanya menyiapkan roti selai kacang coklat untuk anak-anak + segelas susu. Oiya, respon suami dan anak-anak sungguh menggembirakan. Supnya ludess tak bersisa. Tumis kacang panjang dan tempenya pun demikian. Aduuuh rasanya bahagia walau sambil mulas dan lemas saat memasaknya. Ta...

Tantangan 30 Hari: Hari 2 dan 3

Image
Baaik, langsung saja saya akan ceritakan tantangan 30 hari saya dalam rangka menghadirkan makanan yang sehat dan dapat diterima seluruh anggota keluarga Sepertinya saya lupa menuliskan kriteria badge saya ya kemarin? Di tantangan ini, berikut rubrik penilaian saya: Need Improvement saya sematkan jika saya tidak memasak sama sekali, dan hanya membeli dari luar Very Good saya sematkan jika saya berhasil memasak 1x masakan utama tanpa cemilan, Satisfactory saya sematkan jika saya berhasil memasak 1x masakan utama dan 1x cemilan namun masakan atau cemilannya kurang disukai keluarga dan masih bersisa hingga esok hari/dihangatkan Excellent saya sematkan bila saya berhasil membuat 1x masakan utama dan 1x cemilan dan semua habis tak bersisa di hari yang sama Naahhh di hari Rabu (hari ke-2 tantangan), saya memasak sup makaroni dan udang goreng tepung di rumah. Camilannya macaroni schotel. Bagaimana hasilnya? Udang goreng tepung dan macaroni schotelnya habis tak bersisa, namun supn...

Tantangan 30 Hari: Hari 1

Image
Widiiiiw tak tarasooo sudah di fase kepompong nih yaa 😍 Tadinya saya sudah menyiapkan jurus-jurus jitu meningkatkan kualitas berkomunikasi saya. Lalu, datanglah dia: COVID-19 Anak-anak mendadak diliburkan. Dan sepertinya akan panjang sekali liburnya. Dan, tugas saya memastikan mereka tidak bosan, tetap bisa mendapatkan ilmu-ilmu baru dirumah. Dan karena mereka tidak juga boleh keluar rumah, maka makanan enak adalah salah satu trik saya agar mereka tetap betah di dalam rumah sambil berkegiatan. Maka itulah, tantangan 30 hari saya akan berkisar seputar masakan untuk keluarga 😍 Hari ini menu masakan saya adalah sayur lontong labu siam, tempe, telur serta tahu dan ikan kembung goreng. Camilannya sendiri cukup pisang goreng saja. Bagaimana hasilnya? Alhamdulillah ludesss sampai saya nggak kebagian makan 😅 ibunya makan malam dengan masak nasi goreng dari nasi yang tersisa. Artinya tantangan saya hari ini, memuaskan!!

Ini Rasaku, Bagaimana Rasamu?

Image
Tak terasa sudah beberapa bulan ini menjalani kelas Bunda Cekatan. Macam-macam kejadian yang muncul selama ini. Bisa menambah teman baru, dan yang pasti ilmu baru yang berguna bagi diri sendiri salam rangka mewujudukan mimpi saya sebagai Bunda yang cekatan Saya belajar membuat prioritas, mengetahui mana yang paling saya butuhkan dalam mewujudkan mimpi saya. Sungguh menarik perjalanan buncek ini dan saya tak sabar menuju tahap selanjutnyaa

Hello, Buddy!!

Image
Wah, intensitas pengaplikasian materi bunda cekatan pekan ini sungguh semakin meni gkat. Pekan ini tugas kami adalah membangun hubungan dengan seorang kawan. Iya! Seorang saja. Masalahnya, memangnya ada yang mau jadi kawan saya? Eh ditengah kemumetan itu, Allah mengirimkan saya seseorang yang hebat dan luar biasa. Beliau melamar saya untuk jadi buddy-nya. Aihhh saya terakhir kali dilamar, 10 tahun lalu. Rasanya berbunga-bunga loh saat ada yang melamar 😍 Siapakah diaaa? Yeahhh mbak Pipin Latifah, si BuLat alias Ibu nya Ulat-Ulat di Buncek Bogor ❤ Kenal mbak Pipin pertama kali di kelas Bunsay tahun 2016-2017. Pertama bersua pun di Wiauda Bunsay di LIPI 😍😍 Lalu berlanjutlah ke kelas Bunda Cekatan saat ini. Mbak Pipin luar biasa, mendampingi 3 anak dan sekaligus sambil menjadi book advisor juga 💪 Masih pula berkenan menjadi BuLat nya buncek. Nah kurang kece bagaimana lagi ituuuhh? Anyway, obrolan kami mengalir dengan lancaarr 😍. Mbak Pipin ingin sekali cekatan dalam ...

The Gift: Bunda Cekatan Kelas Ulat 6

Image
"Every gift from a friend is a wish for your happiness" Dan mengingat quote diatas, saya jadi merasa beruntung mendapat cukup banyak kejutan hadiah pekan ini. Artinya ada orang yang mendoakan kebahagiaan saya. Saya kemarin disibukkan dengan berbagai macam tantangan. Mulai dari ketidakhadiran asisten rumah tangga saya selama 5 hari karena ayahnya meninggal, ibu mertua yang dioperasi tumor, hingga urusan komite dan korlas serta persiapan market day nya kakak. Walhasil, hingga sabtu saya belum bergerilya mengirimkan hadiah-hadiah yang sesungguhnya sudah saya siapkan. Hingga akhirnyaaaaa muncullah mbak Bai di percakapan whatsapp  saya. Mbak Bai muncul membawa 2 paket besaaar hadiah manajemen waktu maupun komunikasi ❤ Bayangin ajaaa, dari mulai persiapan Ramadhan sampai worksheet2 untuk anak, lengkap dikirim mbak Bai 😍 Lalu muncullah yang percakapan-percakapan selanjutnya. Ceu Elsi muncul dengan cerita menarik dalam kehidupan pernikahannya, ada ...

Let's Get Acquainted! (My Camping Ground)

Image
Setelah pekan sebelumnya oleng oleh ramainya penutupan grup-grup regional dan pembukaan registrasi ulang tahap akhir, saya akhirnya merasa back on track ! Dan untungnya pekan ini semacam rehat kecil setelah sebelumnya hutan menawarkan buanyaaaak sekali makanan, kalau nggak gandeng ceu Kokom mah bisa jadi olab dan tersesat hahhaha.. Anyway , rehatnya seru nian! Saatnya kami berpencar, mengobrol dengan kawan seantero dunia, yes, dunia. Ngobrol apa sih? Ngobrolin kelas favoritnya. Wah, saya yang hobi ngobrol ini langsyung sigap hepi japriin banyak orang hahhahaha. Dan ini ceritanya Si aku ini salah satu urgensinya adalah manajemen waktu, maka masuklah saya ke uluwatu. Eh ternyataaa datanglah tugas bubarin grup, her reg tele, ngerjain jurnal habituasi SC dll, grup telegram pula. Manjatnya sesuatuuuu, membernya bejibuuun! Materinya buanyaak, keren banget tipsnya. Tapi saya merasa overwhelmed ya Allah, dan merasa jadul karena masih belum bisa nyaman dengan telegram, hiks! A...

Ini Makanankuuu: Komunikasi dengan Pasangan

Image
Aiiihh.. Pekan ini tuh sesuatuuu bangett 😂😂 Jadi ceritanya pekan ini tuh pekan HER-REGISTRASI kedua di Komunitas Ibu Profesional. Dan ini HER REGISTRASI TERAKHIR sodarah-sodaraaaah..  Masih banyak juga warga Bumi Sauyunan Bogor yang belum terangkut di FB kemarin. Jadi sekaranglah waktunya meminta mereka daftar ulang. Duhh tantangannya jangan ditanya sis, kamu mungkin ga akan kuat, biar aku saja dan sahabat-sahabat ceumin kuhhh. Segala cara dilakukan: Woro-woro di grup secara umum, di mention namanya di grup supaya cek pengumuman, sampe ke tahap japriin satu persatu. Gimana hasilnya? YAK! Banyak aja loh yg cuma dibaca doaaang ga dibalas 😂😂😂 sakitnya tuh disiniiii Jadi sampai detik ini nih, sayah masih pusing kepala memastikan para member-member pasif ini membuat keputusan tinggal atau pergii. Anywaaay, karena keriweuhan tersebutlah saya baru leluasa menulis malam ini. Saya hanya sempat melihat sesi "Komunikasi dengan Pasangan" yang disampaikan oleh mba...

Yayasan Insan Madani Sejahtera

Yayasan Insan Madani Sejahtera Bogor hadir aejak tahun 2006 untuk menjawab keresahan warga sekitar kabupaten Bogor yang masih belum sejahtera kehidupannya dan seakan belum terperhatikan oleh pemerintah setempat. Kegiatannya sendiri ada berbagai macam. Selain kegiatan charity seperti santunan sembako saat Ramadhan, santunan untuk bencana alam, baksos kesehatan gratis untuk warga, hingga santunan peralatan sekolah di akhir tahun ajaran, yayasan ini juga melakukan berbagai kegiatan filantropi. Kegiatan filantropi yang dilakukan  antara lain pemberian beasiswa untuk para siswa SD-kuliah, Pengadaan kursus keterampilan untuk usia produktif, hingga penyuluhan kesehatan untuk keluarga menengah kebawah. Bagi saya, ini tepat sekali dilakukan. Memang solusi jangka panjang dalam kegiatan filantropi dibutuhkan untuk perbaikan kondisi yang lebih masif terasa di masa depan. Namun di sisi lain, keadaan kehidupan masyarakat kitapun masih membutuhkan kegiatan charity. Sebagai contoh, saat k...