Ini Makanankuuu: Komunikasi dengan Pasangan





Aiiihh.. Pekan ini tuh sesuatuuu bangett 😂😂

Jadi ceritanya pekan ini tuh pekan HER-REGISTRASI kedua di Komunitas Ibu Profesional. Dan ini HER REGISTRASI TERAKHIR sodarah-sodaraaaah.. 

Masih banyak juga warga Bumi Sauyunan Bogor yang belum terangkut di FB kemarin. Jadi sekaranglah waktunya meminta mereka daftar ulang.

Duhh tantangannya jangan ditanya sis, kamu mungkin ga akan kuat, biar aku saja dan sahabat-sahabat ceumin kuhhh.

Segala cara dilakukan: Woro-woro di grup secara umum, di mention namanya di grup supaya cek pengumuman, sampe ke tahap japriin satu persatu. Gimana hasilnya? YAK! Banyak aja loh yg cuma dibaca doaaang ga dibalas 😂😂😂 sakitnya tuh disiniiii

Jadi sampai detik ini nih, sayah masih pusing kepala memastikan para member-member pasif ini membuat keputusan tinggal atau pergii.

Anywaaay, karena keriweuhan tersebutlah saya baru leluasa menulis malam ini.

Saya hanya sempat melihat sesi "Komunikasi dengan Pasangan" yang disampaikan oleh mbak Handayani Retno Hapsari alias mbak Yani yang temanya "Mari Bicara, Karena Kita Satu Suara". 

Berikut ini beberapa hal yamg bisa saya dapat dari sesi kemarin:

Komunikasi merupakan cara penyampaian pesan kepada pendengar agar paham dan mengerti pesan yang disampaikan. 

Tujuan komunikasi adalah EEP yaitu Efisien (pembicaraan sesuai maksud, tidak melantur), Efektif (pesan yang disampaikan dalam komunikasi dapat dipahami dan dimengerti oleh pendengar) , dan Produktif (komunikasi yang berkelanjutan).



Ada beberapa tips dalam komunikasi dengan pasangan antara lain :
Clear and Clarify
  • Adanya perbedaan FoE (Frame of Experience) dan FoR (Frame of Reference) pasangan menyebabkan kemungkinan terjadinya miskomunikasi yang cukup besar.
  • Komunikasi sebaiknya bersifat KISS (Keep Information Short and Simple)
  • Dalam berkomunikasi sebaiknya tidak menggunakan asumsi. Dulu saya sering mendengar teman saya bicara Don't Assume! Karena Assume kalau dipenggal jadi kata Ass, U (you) dan Me. Artinya kamu dan aku tak saling berhadapan, malah saling memunggungi jadi ya komunikasi ga akan berjalan.
Empati

Tempatkanlah diri kita sebagai lawan bicara. Dengarkanlah pembicara tersebut dengan baik.
Fleksibel
Kita harus dapat memahami kondisi lawan bicara kita
Body Language
Komunikasi terdiri dari komunikasi verbal dan non verbal. Pengaruh komunikasi verbal hanya sekitar 7%, sedangkan pengaruh komunikasi non verbal mencapai 93%. Komunikasi non verbal sendiri dapat berasal dari body language dan intonasi suara.
Mantra Ajaib
Ada 3 mantra ajaib dalam komunikasi, yaitu terima kasih, minta tolong, dan mohon maaf. Jangan pernah melupakan ini dalam setiap sitiasi komunikasi.


Apresiasi
Dalam berkomunikasi sebaiknya kita harus lebih sering melakukan apresiasi (memberi penghargaan) daripada melakukan evaluasi (mengritik)

Comments

  1. Listen...

    This may sound a little creepy, and maybe even a little "out there..."

    BUT what if you could just hit "PLAY" and LISTEN to a short, "miracle tone"...

    And miraculously attract MORE MONEY to your life?

    And I'm really talking about thousands... even MILLIONS of DOLLARS!

    Do you think it's too EASY? Think it's IMPOSSIBLE?

    Well, I've got news for you.

    Many times the largest miracles in life are the EASIEST!

    Honestly, I'm going to provide you with PROOF by letting you listen to a real-life "miracle money-magnet tone" I developed...

    And TOTALLY FOR FREE

    You just push "PLAY" and watch how money starts piling up around you. starting so fast, you will be surprised.

    TAP here NOW to play the wonderful "Miracle Abundance Tone" as my gift to you!

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Ke Stasiun Cilebut

Kurang garaaam!

Aku Suka Lem!!