Count your blessings

Malam ini, sebagaimana malam-malam sebelumnya, saya dan si sulung melakukan "ritual" kecil kami sebelum tidur.

Ritualnya dimulai dengan menyikat gigi bersama, lalu dilanjutkan dengan mengganti piyama sementara saya mengoleskan minyak kayu putih ke perut dan punggungnya.

Selanjutnya saya dan Faiq akan masuk kamar, saya pun berbaring di sebelahnya sembari memeluknya.

Lalu mulailah kami membaca doa tidur. Dilanjutkan dengan murojaah al-Fatihah dan al-Ikhlas. Hihi, iya, saya memang baru membiasakannya membaca 2 surat pendek tersebut sebelum tidur. Jika al-Ikhlas sudah dia kuasai, insya Allah akan saya lanjutkan dengan suroh al-Falaq, an-Naas dan surat pendek lainnya.

Lalu dimulailah chit-chat kami sebelum tidur. Seperti biasa saya bertanya, "Kak, jadi apa saja yang membuat kakak bahagia hari ini?"

"Hari ini aku senang bisa pergi sebentar dengan bunda berdua, nggak sama adik dan papap. Habis bunda sekarang seringnya sama adik sihh"

"Hehe iya sayang, maafkan bunda ya, kan adik memang masih butuh bersama bunda terus, kak. Nanti kalau sudah usia setahun, adik sudah makan dan bisa berjalan kan sudah bisa kita bermain bersama."
"Lalu, apalagi yang membuat kamu senang hari ini?"

"Aku senang dibelikan banyak buah sama bunda tadi, beli cupcake juga."
"Tapi aku paling senang hari ini bunda buatkan tali karet untuk aku loncat-loncat."

"Hehe alhamdulillah ya kak, kalau kakak bahagia. Itu semua Allah loh kak yang ciptakan. Buah-buahan diciptakan Allah untuk dimakan manusia dan hewan. Karet mainan kakak pun berasal dari pohon karet loh kak, dan pohonnya Allah yang ciptakan."

"Alhamdulillah ya kak, rizki Allah untuk kita hari ini? Apalagi hari ini cerah, kakak sehat juga. Itu semua rizki loh kak dr Allah. Kakak senang tidak?"

"Iya ya bunda? Iya aku senaaang sekali. Allah baik yah bunda?"

"Baiiiik sekali kak, ayo kita bersyukur dan berterimakasih yuk sama Allah. Kita ucap alhamdu?"

"Lillaaah.. alhamdulillah terimakasih ya Allah atas rizkinya untuk Faiq."

"Good kak, insya Allah kalau kita bersyukur, rizkinya juga akan selalu ditambah oleh Allah kaaak.. aaamiin"

"Aaamiin.."

"Selamat tidur ya kak. (Sambil peluk)
Bunda sayang kakak, selalu selamanya.
Bunda ke kamar dulu yaaa 😘😘"

"Iya bundaa.. selamat malaaam.."


~~ Sebab cerdas finansial itu bermula dari rasa syukur terhadap rizkiNya ~~

#KuliahBunsayiip
#Tantangan10hari
#Level8
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial

Comments

Popular posts from this blog

Ke Stasiun Cilebut

Kurang garaaam!

Aku Suka Lem!!