Aku senang sekali, Bunda..
Keesokan paginya, setelah kami selesai menyortir seluruh buku di rumah kami, saya sebagai penanggungjawab proyek ini mengumpulkan seluruh anggota keluarga untuk melakukan pembicaraan mengenai proses proyek kami kemarin.
Tentu saya mulai dari anak saya. Saya pancing dia untuk bercerita kegiatan kami kemarin.
Ujarnya, "Aku pilihin buku-buku yang ada 2 kupunya; yang satu buat aku, satu lagi aku jual."
Bunda: "Apakah hanya buku yang dua saja kak, yang kamu jual?"
Faiq: "nggak, ada juga buku yang aku nggak suka" (maksudnya topiknya kurang menarik minatnya)
Papap: "Siapa mas yang sortir bukumu? Bunda?"
Faiq: "Aku dong, dan bunda juga"
B: " Lalu selanjutnya apalagi kak yang kita lakukan?"
F: "Trus bunda foto, trus aku bantuin bunda bungkus paket, kasih ke pak Wawan dan tante Ricca (kurir pick up ekspedisi langganan)
B: "apakah kakak senang dengan tugas kakak kemarin?"
F: "Aku senang sekali bundaa..! Aku ketemu buku yang aku suka, aku gunting selotip dan lipat-lipat kado (maksudnya kertas kado)
B: "Alhamdulillah. Kalau begitu, ada yang kakak nggak suka kah dari kegiatan kita kemarin?"
F: "Aku suka, bunda.." (maksudnya nggak ada yang kurang memuaskan baginya)
B: "Kalau papap, bagaimana rasanya AKHIRNYA bisa mewujudkan tugas sortir buku?"
P: "Akhir nonya tu lemari buku rapih juga, nggak terlalu bertumpuk, walau tetap masih penuh ya? Padahal sekitar 50 buku yang cukup tebal ya sudah kita sortir"
B: "Iya pap, yang penting agak lebih rapih ya?"
P: "kita lakukan berkala saja ya bun, jadi lemari buku kita tetap rapi dan sekaligus bisa berguna juga untuk rumah-rumah baca yang ada"
B: "Siap, boss!"
Demikian hasil berbagi rasa kami terhadap proses kemarin, kami merasa puas dan bahagia selama prosesnya. Dan itu hal paling penting.
#TantanganHari7
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KelasBunsayIIP
Comments
Post a Comment