Jangan potong yang itu bundaaa..

Akhirnya tiba waktu kami merapikan pekarangan.

Kami bertiga sungguh antusias menantinya, terutama si bocah lanang. Karena tugasnya hari ini juga akan ditutup dengan menyiram tanaman. Sudah pastilah terbayang asyiknya bermain air di benaknya.

Sebelum memulai, kami membaca doa bersama. Lalu mulai mngerjakan tugas masing-masing. Saya merapikan tanaman, papap dan Faiq mencabuti rumput liar.

Saya memulai dengan inspeksi bunga melati dan pohon cabai rawit di depan dan asyik merapikannya. Membuang dahan mati, dll.

Lalu saya berlanjut ke dalam, ke tanaman bunga yang cantik namun saya tak pernah tahu namanya 😂😂

Saat akan merapikannya, tetiba si bocah histeris, "Jangan potong yang itu bundaaaaa! Nanti kupu-kupunya nggak bisa makaaan!"
Oalaaa ternyata dia khawatir para kupu-kupu yang selalu singgah mencari makan disana, tidak datang lg jika bunganya terpangkas.

"Ya kak, bunda potong hanya sedikit saja bunga yang kena. Selebihnya masih banyak kok."

Saya lihat papap dan faiq serius sekali dengan pekerjaannya. Senang sekali melihatnya. Setelah selesai merapikan tanaman saya membantu papap sedikit merapikan rumput, sebelum akhirnya menyerah karena perut saya serasa tertekan.

Faiq mengerjakan tugasnga dengan baik, rumput liar ia taruh dengan tertib di penyerok sampah.

Selanjutnya papap melanjutkan denfan menebang dahab kamboja yang sudah menghalangi jalanan di taman. Eh ternyata malah papap memangkas semuanyaaa

Lalu setelah selesai, saya menyapu sisa yang belum tersapu. Selanjutnya giliran faiq beraenang-senang bermain air selama menyiram pekarangan.

Tak terasa hari sudah siang, kami ada acara lain lagi. Ksrena itu evaluasi kami tunda

Pekarangan mungil kami (1)

Pekarangan mungil kami (2)

#TantanganHari9
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KelasBunsayIIP

Comments

Popular posts from this blog

Ke Stasiun Cilebut

Kurang garaaam!

Aku Suka Lem!!