Aku bisa kok makan sendiri...

Sembari masih melatih Faiq tidur di kamarnya sendiri, pada saat yang sama kami berusaha menuntaskan pelatihan makan sendiri untuk Faiq, terutama untuk makan nasi dan lauk pauknya.

Saat ini Faiq hanya efektif makan sendiri saat menunya berupa pasta dan mie. Oleh karena itu kami sekarang fokus di latihan makan nasi dan lauk-pauknya.

Suatu saat, ayahnya mengajaknya makan di luar. Waktu itu di Roti Bakar Edy. Ayahnya pikir dia akan memilih menu mie/spaghetti. Tak disangka, dia memilih menu nasi goreng dengan telur mata sapi diatasnya.

Ayahnya sempat ketar-ketir karena mereka hanya berdua saja. Ayahnya khawatir Faiq akan mengalami kesulitan dan ia tak bisa mengatasinya.

Akhirnya faiq tetap memilih menu tersebut + minum sebotol air mineral dan jus alpukat.

Ketika makanan tiba, suami saya sudah bersiap hendak menyuapinya, karena mengetahui Faiq belum bisa efektif makan nasi sendiri.

Masya Allah, tak disangka ternyata dia ingin makan sendiri! Sambil diperhatikan ayahnya, dia pun mulai makan.
Pertama-tama dia cuci tangan dibantu papapnya. Kemudian dia sobek sedikit telur mata sapi, patahkan sedikit kerupuk, ia taruh semua di sendoknya, lalu ia serok nasi goreng juga ke sendoknya. Sendok itu pennuuh sekali! Lalu ia masukkan sendok ke dalam mulut mungilnya, dibantu tangan kirinya agar semua nasi dan lauk-pauk masuk sempurna dengan lahapnya. Hahahahah alhamdulillaah saya sampai terharu diceritakan demikian 😭😭😭
Ternyata bsru saja hendak dilatih, eh dia mau berusaha duluan.

3/4 porsi dia makan sempurna (porsinya dewasa). Ayahnya bukan main gembira melihat si lanang makan dengan baik.

Pra-pelatihan tahap satu usai. Semoga bisa semakin membaik di rumah nanti.

#level2
#kuliahbunsayiip
#melatihkemandirian

Comments

Popular posts from this blog

Ke Stasiun Cilebut

Kurang garaaam!

Aku Suka Lem!!