Kata itu berjudul konsistensi..

Ketika mendapatkan materi dan tantangan dengan tema kemandirian, saya terkejut bukan main.

Ya, terkejut. Karena pada saat yang sama saya sedang memulai kisah tantangan kemandirian juga untuk Faiq, dalam hal makan secara mandiri serta dapat tidur di kamarnya sendiri.

Selama 10 hari tantangan itu, yang sudah 80% terpenuhi adalah makan mandiri. Faiq sangat tertarik untuk bisa mandiri memakan semua hal di piringnya sendiri. Masih berantakan di sana-sini, namun melihat keinginannya untuk bisa makan nasi dan lauk-pauk sendiri saja sudah merupakan kesuksesan bagi saya.

Yang masih kami latih sekarang adalah tidur di kamarnya sendiri. Kami melakukannya sejak saat ini, karena jika adiknya yang akan lahir, insya Allah, Juli nanti berjenis kelamin perempuan, maka kami harus memisahkan kamar mereka segera.

Hingga detik ini, Faiq masih kami tarik-ulur pelatihannya. Menunggu suasana hatinya. Kami pernah "memaksa" untuk setiap hari latihan tidur di kamarnya (ditemani papapnya), namun ternyata ia terlihat menjadi lebih emosional dan agresif. Emosinya sungguh fluktuatif. Jadi mungkin dia merasa sedih dengan keadaan harus tidur terpisah dr saya.

Oleh karena itu kami saat ini masih menerapkan ini selang-seling. Kadang dia tidur di kamar kami, esoknya bersama papapnya di kamarnya sendiri. Kami akan melakukan ini srlama 4 bulan hingga ia merasa nyaman. Semoga 4 bulan berikutnya sudah bisa setiap hari bersama papapnya disana. Lalu selanjutnya bisa tidur tanpa papapnya disana.

Konsistensi, itu kuncinya..

Sungguh perjalanan kemarin membuat hati jungkir balik. Melihat faiq lebih emosional, saat belajar tidur sendiri. Melihat kebahagiaannya saat ia makan sendiri.

Sebagai ibu tentu saja saya merasa lebih bahagia dapat tidur memeluknya setiap malam. Namun saya sadar, saya dan suami takkan selamanya berada di kehidupannya. Faiq harus belajar mandiri agar kelak ia bisa mengepakkan sayapnya dan terbang berkarya di dunianya di masa depan.

Bismillahirrohmanirrohim, semoga Allah merengkuh doaku dan mewujudkan asaku.

Comments

Popular posts from this blog

Ke Stasiun Cilebut

Kurang garaaam!

Aku Suka Lem!!